1. Teknik pemanenan timun suriTimun suri menjadi salah satu buah yang wajib ditemukan pada musim bulan puasa. Timun suri yang manis dan penuh serat bisa digunakan sebagai bahan campuran es. Aroma timun suri yang kuat dan rasanya yang sangat segar sangat sesuai untuk hidangan berbuka saat bulan puasa. Padahal sebenarnya timun suri bisa ditemukan kapan saja karena buah ini bukan termasuk buah musiman. Tapi memang sudah menjadi ciri khas di Indonesia, apabila timun suri ditemukan pada musim bulan puasa.Timun suri mungkin kurang terkenal di Beberapa daerah di Indonesia. Tapi buah timun suri sangat terkenal di Jawa barat, Jakarta dan juga Aceh. Beberapa daerah di sekitar Jawa Barat memang menjadi penghasil buah timun suri tertinggi. Bentuk timun suri memang tidak menyerupai timun karena ukuran yang lebih besar dan bagian tengah sekitar bijinya juga berlubang.Budidaya timun suri dapat menjadi peluang usaha untuk memperoleh penghasilan tambahan bagi Anda dan keluarga. Selain itu bisa juga menanam timun suri ini digunakan untuk konsumsi pribadi dan keluarga. Untuk itulah, perlu di pelajari dahulu langkah-langkah membudidayakan tanaman timun suri ini.Selain pemilihan, pengolahan tanah, penanaman dan perawatan, pemanenan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dlm budidaya timun suri. Pemanenan Timun suri dapat dilakukan sekitar 60-75 hari dari hari pertama penanaman, tergantung jenis bibit yang digunakan. Panen dapat dilakukan secara bertahap hingga 10x pengambilan.Cara mengecek buah yang layak panen cukup mudah, yaitu dengan memastikan tangkai bisa lepas dari buahnya, atau juga ditandai dengan buah yg pecah, Jika sudah seperti itu, artinya sudah matang. Setelah dipetik, Timun suri harus disortir, kemudian dilakukan packing untuk dijual ke pasar maupun ke rumah-rumah. Biasanya, Timun Suri akan mengalami puncak permintaan setiap bulan puasa, karena disajikan sebagai sajian untuk berbuka.Manfaat timun suriDi dalam Buah timun suri terkandung aneka zat yang sangat bermanfaat untuk tubuh, vitamin A, vitamin C, kalium, asam linoleat, fluktosa, saponin, potasium, dan magnesium. Dari zat-zat yang terkandug di dalamnya sudah jelas dapat kita ketahui bahwa buah yang menjadi salah satu faforit masyarakat ini ternyata bukan hanya menyegarkan saja tapi juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.1. Melancarkan Pencernaan2. Menurunkan Berat Badan dan Diet3. Menjaga kesehatan4. Mengendalikan kadar gula5. Menurunkan resiko kanker6. Menurunkan kolesterol7. Mendukung proses detoksifikasi8. Menurunkan resiko penyakit jantung9. Regenerasi sel10. Membuat kulit sehat dan lembut. (Penulis: Mardhiah, SP, Penyuluh Bpp juli)