Loading...

Teknik Pemangkasan Produktif Pada Tanaman Kakao

Teknik Pemangkasan Produktif Pada Tanaman Kakao
Pemangkasan Produksi Pemangkasan merupakan salah satu teknik budidaya yang penting untuk dilakukan, terutama dalam mengatur iklim mikro yang tepat bagi pertumbuhan bunga dan buah atau untuk mengatur jumlah dan sebaran daun. Berbeda dengan komoditas pada umumnya, kakao merupakan komoditas yang perawatannya memerlukan pemangkasan. Pada prinsipnya ,tujuan pemangkasan tanaman adalah mencegah tanaman kehilangan nutrisi pada saat fase pertumbuhan vegetatifnya (pembentukan daun dan tunas) maupun pada fase pertumbuhan generatif (pembentukan bunga dan biji). Pada tanaman kakao pemangkasan ditujukan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan produksi buah. Tanaman kakao yang dipangkas dengan benar biasanya semuanya berbuah dan buahnya tersebar mulai dari permukaan tanah sampai ke cabang-¬cabang yang tinggi. Pemangkasan juga agar tanaman terjaga kelembabannya sehingga tak mudah terserang hama dan penyakit. Pemangkasan produksi berkesinambungan dengan pemangkasan pemeliharaan. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan produktivitas tanaman. Caranya, dengan memangkas daun-daun agar tidak terlalu rimbun sehingga sinar matahari bisa tersebar merata ke seluruh bagian daun. Dengan demikian, proses fisiologis terpenting dari tanaman, yakni fotosintesis bisa berjalan lancar sehingga sirkulasi makanan dari daun ke seluruh bagian tanaman juga lancar. Tanamanpun dapat berproduksi secara optimal. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemangkasan produksi guna mencegah kerusakan tanaman akibat salah pangkas, yaitu : Upayakan untuk tidak selalu memangkas cabang-cabang besar karena akan memacu tanaman untuk bertunas intensif terus-menerus. Hal ini bisa membuat tanaman menjadi lemah karena energinya banyak digunakan untuk menopang pertumbuhan tunas-tunas baru. Jorket di usahakan selalu terlindung dari penyinaran langsung karena sel selnya dapat kering dan cabang menjadi rapuh sehingga beresiko patah. Cabang-cabang primer sebaiknya selalu terlindung dari penyinaran langsung karena bantalan bunga dapat mati. Tidak menggunakan alat pangkas yang tumpul karena bisa menyebabkan kulit batang dan bantalan bunga rusak. 4 Hal Yang Perlu Dihindari Pada Pemangkasan Tanaman Kakao Setelah membahas mengenai jenis pemangkasan pada tanaman kakao yaitu, pemangkasan bentuk, pemangkasan pemeliharaan dan pemangkasan produksi. berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dihindari dalam melakukan pemangkasan. 4 hal ini perlu dihindari sehingga tidak terjadi salah pemangkasan (kesalahan pemotongan cabang/ranting) sehingga tanaman kakao menjadi tidak produktif. Hindari pemotongan cabang yang lebih besar (diameter lebih dari 2,5 cm) karena akan beresiko menyebabkan cabang mati. Jika terpaksa harus memotong, maka bekas potongan harus ditutupi dengan cairan fungisida. Jangan biarkan tajuk kakao terlalu terbuka, karena dapat menyebabkan kulit batang menjadi retak, bantalan bunga kering dan sel/jaringan pada jorket dan cabang menjadi mati. Jangan melakukan pemangkasan pada saat tanaman kakao sedang berbunga banyak atau ketika buah sebagian besar masih berukuran kecil, karena dapat menyebabkan keguguran pada bunga/buah yang kecil. Sebelum melakukan pemangkasan perlu dipertimbangkan dengan matang bagian tanaman (ranting/cabang) yang akan dipangkas, karena ranting dan cabang merupakan aset bagi tanaman untuk memperoduksi buah. Semoga bermanfaat. By : Boro Bebe Riantobi / Penyuluh Pertanian BPP Nusa Tadon - Kec Kelubagolit