Loading...

TEKNIK PEMIPILIHAN DAN PENYEMAIAN BENIH TOMAT

TEKNIK PEMIPILIHAN DAN PENYEMAIAN BENIH TOMAT
TEKNIK PEMIPILIHAN DAN PENYEMAIAN BENIH TOMAT Untuk mendapat hasil yang optimal benih yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik. Kebutuhan benih berkisar 200-300 gram/hektar. Berikut ini beberapa kriteria teknik untuk seleksi benih, yaitu :a. Utuh, artinya benih tidak memiliki cacat ataupun lukab. Sehat artinya benih harus benar-benar terbebas dari hama dan penyakit.c. Bersih dari kotoran, artinya benih tidak terkontaminasi oleh benda-benda asing.d. Memiliki daya tumbuh yang baik. Kemampuan berkecambah lebih dari 85%.Saat ini ditemukan berbagai spesies tomat, yaitu tomat biasa (L.pimpinellifolium), tomat apel (L.commune), tomat kentang (L.grandifolium), tomat kriting (L.validum) dan tomat chery (L.cerasiforme). Di Indonesia terdapat 4 varietas tomat unggul, yaitu :a. Tomat intan; tanaman ini dapat tumbuh pada dataran rendah sampai tinggi. Tanaman ini tahan penyakit layu bakteri. Hasil 12,4 ton/tahun.b. Tomat ratna; tanaman ini dapat tumbuh pada dataran rendah sampai tinggi. Tanaman ini juga tahan penyakit layu bakteri. Hasilnya 12 ton/tahun.c. Tomat berlian; tanaman ini dapat tumbuh baik pada dataran rendah. Tanaman ini juga tahan penyakit layu bakteri. Hasilnya 13 ton/tahun.d. Tomat mutiara; tanaman ini dapat tumbuh pada dataran rendah sampai tinggi. Tanaman ini juga tahan penyakit layu bakteri. Hasilnya 14 ton/tahun.Adapun beberapa varietas tomat unggulan harapan untuk dataran rendah yaitu mirah dan oval dan varietas tomat gondola dan zamrud. ADA BEBERAPA CARA DALAM MELAKUKAN PENYEMAIAN SALAH SATUNYA SEBAGAI BERIKUT :a. Penyemaian di Kotak SemaiTahapan penyemaian benih di kotak semai adalah sebagai berikut :1) Buat kotak semai dari papan kayu dengan ukuran panjang 50 sampai 60 cm, lebar 30 sampai 40 cm, dan dasar kotak semai dibuat lubang untuk memudahkan aliran air siraman. Kotak semai berupa plastik juga dapat digunakan.2) Isi kotak semai dengan media semai berupa campuran tanah dan pupuk kandang setinggi 12 cm dengan perbandingan tanah dan pupuk kandang 1:1 atau 1:2, media semai tersebut kemudian dipadatkan sedikit demi sedikit.3) Basahi kotak semai sebelum ditanam4) Semaikan benih tanaman ke dalam kota yang telah dibasai, benih disebar atau ditanam sedalam 0,5-1 cm minimal sebanyak 2 biji pelubang.5) Tutup benih dengan sedikit tanah6) Setelah berumur 7 sampai dengan 10 hari benih siap dipindahkan ke tempat penanaman seperti kantong polybag atau penyapihan. SYARAT TUMBUH TANAMAN TOMATTanaman tomat dapat tumbuh pada kondisi lingkungan yang beragam. Namun untuk memperoleh hasil yang optimal tomat membutuhkan lingkungan yang memiliki system pengairan dan sinar matahari yang cukup. Pengairan yang berlebihan dapat menyebabkan kelembaban tanah menjadi tinggi sehingga timbul berbagai penyakit. Curah hujan yang optimal untuk pertumbuhan tomat adalah 100-200 mm per hujan dengan temperatur harian yang ideal yaitu 25-30 derajat celcius. Untuk proses pembungaan tomat membutuhkan temperatur malam hari sekitar 15-20 derajat celcius. Tomat membutuhkan media tanah berupa tanah yang gembur, berpasir, subur dan banyak mengandung humus. Tomat membutuhkan yang derajat keasamannya (pH tanah) 5,5 sampai 6,5. Tomat umumnya ditanam di dataran tinggi, beberapa varietas unggul baru dapat ditanam di dataran rendah. Waktu tanam yang baik dua bulan sebelum hujan berakhir.