Loading...

TEKNIK PEMUPUKAN PADA BENIH PADI

TEKNIK PEMUPUKAN PADA BENIH PADI
PEMUPUKAN BENIH PADI Sangat penting bagi petani untuk mengetahui cara memperlakukan benih serta pemupukan benih, Oleh karena itu ini menjadi PR atau Kewajiban bagi kami para penyuluh terutama diri saya pribadi yang bertugas di WKPP Kemungkiman Lima II di Desa Namploh Papeuen Kecamatan Samalanga. Pengertian Benih menurut UU RI Nomor 12 Tahun 1992 benih adalah hasil perkembangbiakan secara generatif maupun vegetatif yang akan digunakan untuk memperbanyak tanaman atau untuk usaha tani, sedangkan Pemupukan merupakan faktor penting dalam pengelolaan budidaya tanaman padi, pemupukan bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanah agar mampu menopang kebutuhan hara tanaman, mencegah terserang hama dan penyakit karena tanaman menjadi sehat, memperbaiki struktur tanah agar tanah mampu mengikat air, dan tanaman tumbuh optimal dengan hasil yang maksimal. Pada saat melakukan pemupukan yang perlu di ingat adalah tepat jenis, tepat cara, tepat waktu dan tepat ukuran. Agar pupuk yang sudah diaplikasikan ke lahan pertanian memberikan hasil yang baik. Tanaman memiliki dua fase pertumbuhan : vegetatif dan generatif. Khusus untuk tanaman padi fase vegetatif adalah perbanyakan anakan dan pertumbuhan akar. Sedangakan fase generatifnya adalah pada saat malai mulai muncul / proses pembungaan hingga pembentukan biji. Jenis pupuk diaplikasikan sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman padi. Jenis-jenis pupuk yang ada sekarang adalah : Urea, SP36, ZA, NPK, dan Petroganik (organik). Dalam setiap pupuk tersebut memiliki kandungan yang berbeda-beda dan manfaat yang berbeda-beda pula.Namun dalam hal pemupukan benih dilahan persemaian lebih tepat digunakan adalah pupuk Urea, karena pupuk Urea mengandung unsure-unsur sebagai berikut :Urea mengandung unsur N (nitrogen) sangat banyak 46%. Unsur N ini berfungsi untuk : a. Pembentukan daun hijau b. Mempercepat pertumbuhan tanaman c. Merangsang tumbuh anakan d. Menambah ukuran daun lebih besar untuk fotosintesa.