Produksi/hasil panen tanaman jagung yang telah dicapai oleh para petani perlu dihitung melalui kegiatan pendugaan hasil yang lebih tepat. Menurut Balai Penelitian Tanaman Serealia (Panduan Teknis Menduga Hasil Jagung Sebelum dan Sesudah Panen) bahwa cara ubinan yang umum dipakai menghitung hasil jagung, hasilnya cenderung bias karena angka dugaan lebih tinggi dari angka sesungguhnya. Untuk memperbaiki hasil dugaan, faktor populasi tanaman dan kadar air harus diperhatikan. Ubinan adalah luasan yang umumnya berbentuk empat persegi panjang atau bujur sangkar (untuk mempermudah perhitungan luas) yang dipilih untuk mewakili suatu hamparan pertanaman yang akan diduga produktivitasnya (hasil tanaman per hektar tanpa pematang), dengan cara menimbang hasil (kg/ubinan) dikali faktor (10.000 m2 dibagi luas ubinan (m2)). Luas Ubinan yang biasa dipakai menurut Badan Pusat Statistik adalah 2.5 x 2.5 m2. Ubinan yang benar dicirikan dengan apabila ubinan diperbanyak secara bersambung ke kanan-kiri atau depan-belakang (pada pertanaman berjarak tanam beraturan), maka jumlah rumpun tanaman/populasinya akan merupakan kelipatan dari jumlah rumpun dalam ubinan semula. LANGKAH – LANGKAH MENGHITUNG HASIL PER HA JAGUNG Contoh : hasil ubinan tanaman jagung 2,5 X 2,5 M = 9,25 Kg Setelah petugas melakukan ubinan dilapangan petugas dapat secara langsung menghitung produktivitas ke jagung pipilan kering dengan cara sbb:? Langkah pertama konversi dari jagun g berkulit basah ke jagung berkulit kering yaitu : 75/100 X 9,25 Kg = 6,94 Kg? Langkah kedua konversi dari jagung berkulit kering ke jagung ontongan : 91/100 X 6,94 Kg = 6,32 Kg? Langkah ketiga konversi dari jagung ontongan ke jagung lepas kulit kering = 87,30/100 X 6,32 Kg = 5,52 Kg? Langkah ke empat konversi dari jagung lepas kulit kering ke jagung pipilan kering = 65/100 X 5,52 Kg = 3,59 Kg? Maka hasil perhektar dapat segera kita ketahui dengan cara sebagai berikut : (10.000/6,25) X 3,59 Kg = (1600 X 3,59 Kg )/100 = 57,44 Kw/ha atau 5,7 ton/ha X LT Oleh Mikhael Masang. SST PPL WKPP Baniona IV pada Kelompok Tani Riangtoby, Karya Muliaa, Setia Kawan, Bani Bisa, Tedo Dore BPP Baniona - Kab. Flores Timur