Pengunaan petisida tujuannya untuk mengendalikan hara yang menyerang tanaman. Pengunaan petisida khususnya petisida sintesis (kimia memberikan keuntungan secara ekonomi, namun dapat mendatangkan kerugian diantaranya adalah residu yang tertinggal tidak hanya pada tanaman, tapi juga air, tanah dan udara, dan pengunaan terus-menerus akan mengakibatkan efek resintensi dari berbagai jenis hama. Penyuluh Pertanian Lapangan sebagai pendamping petani, seyogyanya dapat memberikan informasi teknologi terkini yang dapat menjawab keluhan dan memenuhi kebutuhan petani dilapangan. Salah satunya dengan cara menginformasikan, memanfaatkan dan cara pengunaan petisida organic kepada petani. Cara Aplikasi petisida organiak- Mempersiapkan Petisida Organik- Mempersiapkan alat dan bahanAlat : Alat semprot ( hand Sprayer ) Bahan : Petisida Organik dan air. Cara Kerja- Campurkan 5 – 10 cc Pstona kedalam 1 liter air- Aduk larutan hingga merata,Masukkan larutan kedalam HandspayerSemprotkan ketanaman secara merata menimal 3 kali penyemprotan / musim penyemprotan sebaiknya dilakukan pada sore hari. l. Proses Pembuatannya,. =Siapkan bahan-bahan- Kotoran tenak satu karung, dedak setengah karung, 20 kg . hijauan,skam padi setengah karung,100 gram gula, 50 ml EM4 dan air =Rajang bahan-bahan organic yang akan dijadikan bahan baku.aduk hingga merataCampurkan Larutkan EM4 dan gula dalam satu ember air. aduk sampai rata.Campur dengan rata kotoran hewan, dedak, daun hijauan, dan skam padi degsn baik. =Kemudian campuran kotoran hewan dan hijauan yang sudah rata, tuangkan air larutan . EM4dan gula secara merata. =Masukan kedalam tong plastic atau Terpal, tutup rapat hingga selama 14 hari pupuk organic . siap dipakai. Pembuatan dari berbagai macam bahan, tekniknya semua hampir sama, yang membedakan adalah bahan bahan pembuatnya. . Pada umumnya pembuatan pupuk organic dilakukan dengan memanfaatkan barang organic bekas yang sudah tidak terpakai sebagai bahan bakunya. Cara Aplikasi pada tanaman Aplikasi pupuk organic untuk tanaman musiman dapat dillakukan bersamaan saat pengolahan lahan. Pemupukan pada tanaman tahunan sebaiknya di benam pada bagian ujunn perakaran dan setiap tanaman umumnya memiliki ujung perakaran berada berada tepat dibawah daun paling ujung dari tanaman tersebut. Semakin banyak pupuk organic di berikan semakin meningkat kesuburan