Merangsang pembungaan pada beberapa tanaman tahunan dapat dilakukan dengan cara kimia dan mekanis. Prinsip cara kimia adalah merubah fisiologis tanaman dengan menghambat fase pertumbuhan vegetatif melalui peran hormon atau senyawa kimia tertentu, agar muncul fase generatif, bunga dan buah. Zat pengetur tumbuh (ZPT) yang sering digunakan untuk induksi adalah NAA, Auxin, Gibberelin, Paklobutrazol dan Potasium Klorat (KClO3). Hasil cara kimia lebih pasti, tetapi tidak diajurkan pada tanaman kelengkeng karena efek sampingnya tidak baik terhadap kondisi tanaman dan kesehatan manusia. Merangsang pembungan secara kimia sering mengakibakan tanam semakin hari semakin merana, daunnya banyak yang rontok, dahan ranting mengkerut dan mudah patah dan bahkan tanaman cepat mati. Pada umumnya tanaman tahunan akan berbunga secara otmatis setelah melalui fase generatif (dewasa) dan kondisi lingkungan yang sesuai.Ada 2 kelompok tanaman buah-buahan tropik : Yang mampu berbunga (berbuah) sepanjang tahun (misal: jeruk, pisang, nanas, dan lainnya), dan yang berbunga setahun sekali, yang biasa dikenal sebagai buah musiman (misal durian, mangga, lengkeng dan lainnya).Jenis lengkeng lokal (lengkeng Temanggung, Malang, dan lainnya) umunya hanya setahun sekali buahnya. Inipun setelah tanaman berumur 5 - 9 tahun. Secara agribisnis sudah tentu masa menunggu sekian lama tanaman berbuah adalah sangat membosankan. Tanaman lengkeng dapat dipacu pembungaannya harus memenuhi persyaratan antara lain ;1. Tanaman lengkeng yang akan pembungaannya sebaiknya benih yang dibudidayakan sebaiknya benih hasil okulasi (disambungkan atau di-enten) pada batang lengkeng yang mudah berbunga sebagai batang atas. Dengan cara ini akan terjadi pemindahan homon bunga dari tanaman batang bawah (donor) kepada batang atasnya (recipient), misalnya lengkeng ambarawa di atas lengkeng pingpong atau lainnya.2. Tanaman harus sudah melewati fase juvenile (vegetatif). Saat kritis proses pembungaan terletak pada tahap induksi bunga yaitu saat terjadi transisi dari fase vegetatif ke fase generatif/reproduktif. Perubahan fase tersebut dipengaruhi oleh varietas dan lingkungan3. Tidak sedang bertunas dan mata tunas matang fisiologis. Saat pertunasan banyak energi (karbohidrat) yang dibongkar untuk pertumbuhan tunas dan hanya sedikit yang bisa digunakan untuk mendorong pembungaan. 4. Tanaman harus sehat dari akar sampai ujung daun agar tahan terhadap cekaman yang kita berikan (stress air dan pemangkasan, dll). Hal ini bisa dicapai jika pemberian nutrisi dan pengendalian hama penyakit sebelumnya dilakukan secara optimal.Pada umumnya tanaman buah-buahan tropik yang telah dewasa (stadia generatif), khususnya tanaman lengkeng akan berbunga apabila pada malam harinya suhunya dingin selama beberapa hari terus-menerus. Peristiwa seperti ini umumnya terjadi pada musim kemarau, yang pada siang harinya panas sekali. Pada kondisi suhu rendah (100 – 200 C) hormon bunga akan terbentuk (yang biasa disebut florigen) dan memacu terbentuknya primordial bunga, yang kemudian akan berkembang menjadi bunga. Hormon bunga tersebut terkumpul pada titik tumbuh apical (ujung cabang, ranting yang masih berdaun muda atau trubus). Apabila kondisinya setelah terbentuknya primordial bunga tidak sesuai, maka akan terjadi pembentukan balik menjadi tunas baru lagi ( misalnya suhu putus menjadi panas atau hujan terus-menerus). Cara untuk pemacu pembungaan pada tanaman lengkeng dalam pot melalui rekayasa penyemprotan air dingin adalah sebagai berikut; Dalam melakukan pekerjaan ini, tanaman harus benar-benar dalam kondisi prima sesuai dengan persyaratannya. Memacu pembungaan pada tanaman lengkeng dalam pot melalui rekayasa penyemprotan air dingin dapat dilakukan secara rekayasa (manipulasi) dengan cara menyemprotkan air dingin pada daun-daun tanaman lengkeng. Adapun air dingin tersebut diperoleh dengan cara mencampur air-es (00 C) dengan air biasa (200 C) dengan perbandingan (1:3) atau (1:4). Penyemprotan air dingin sebaiknya dilakukan antara jam 10 – 12 malam selama satu minggu terus-menerus tanpa putus. Bila dalam pemacu pembungaan pada tanaman lengkeng dilakukan dengan cara ini dimaksudkan pada malam hari akan terbentuk kestabilan suhu udara dingin antara 150 – 200 C maka hormon bunga akan terbentuk dan memacu terbentuknya buah lengkeng. Penulis : Dalmadi BBP2TP BogorEmail. dmdl2011@yahoo.comSumber Bacaan dan foto : http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id dan sumber lainnya