TEKNOLOGI PEMBUATAN UREA MOLASES BLOK (UMB) PENDAHULUAN Dalam rangka meningkatkan produktivitas ternak ruminansia (sapi, kerbau, kambing, domba) maka salah satu faktor yang sangat menentukan adalah pemberian pakan yang berkualitas. Di alam bebas hewan ruminansia dapat memenuhi kebutuhan pakan dari semua jenis hijauan yang ada. Semua bahan pakan sumber energi, protein, vitamin dan mineral disediakan oleh alam. Namun pada saat hewan diternakan melalui proses domestikasi sampai usaha intensifikasi maka segala kebutuhan pakan harus disediakan oleh manusia (peternak).Kebutuhan pakan bagi ternak ada dua jenis yaitu kebutuhan hidup pokok dan kebutuhan untuk produksi. Pengertian kebutuhan hidup pokok yaitu kebutuhan untuk mempertahankan bobot badan hidup dan aktivitas sehari-hari artinya bobot badan pertumbuhan ternak tidak naik dan tidak turun serta tidak menghasilkan produk baik berupa daging maupun susu, tenaga kerja serta pertumbuhan embrio dalam masa kebuntingan.Pada dasarnya pakan yang dikonsumsi oleh ternak ruminansia meliputi pakan hijauan segar sebagai pakan utama dan kosentrat sebagai pakan penguat untuk berproduksi. Kedua bahan pakan tersebut dapat diukur jumlah pemberiannya sesuai dengan berat badan ternak dan produksi yang diharapkan. Namun kedua jenis pakan tersebut masih belum dapat menjamin terpenuhinya unsur-unsur mikro berupa mineral, vitamin, serta asam amino tertentu yang tidak diperoleh ternak seperti pada saat di alam bebas. Dengan demikian, selain pakan utama dan pakan penguat, ternak yang diperlihara secara intensif juga perlu bahan makanan perlengkapan atau pakan supplement.Penggunaan pakan suplement diharapakan secara nyata dapat meningkatkan efesiensi pencernaan makanan sehingga dapat meningkatkan produksi ternak sehingga ternak yang kekurangan unsur mikro dapat ditekan sekecil mungkin dan produktivitas dapat ditingkatkan.Salah satu teknologi yang dikembangkan dan diuji oleh Badan Atom Nasional (BATAN) untuk menemukan pakan supplement dengan komposisi yang optimal guna meningkatkan produktivitas ternak yaitu penggunaan Urea Molases Blok (UMB) sebagai pakan supplement untuk ruminansia dimana hasil penelitian tersebut telah disebarluaskan kepada sebagian peternakan dan dikembangkan sesuai dengan kondisi alam dan ketersediaan bahan yang ada dilokasi bersangkutan.Adapun zat makanan yang diperlukan dalam pembuatan UMB dapat digolongkan kedalam 2 bagian yaitu :1. Zat makanan yang berasal dari bahan sumber energi, seperti karbohidrat dan lemak.2. Zat makanan dari sumber proteinKedua bahan tersebut perlu tersedia dalam komposisi optimal untuk mendukung proses pencernaan yang efisien sehingga dapat meningkatkan produktivitas ternak yang bersangkutan. BAHAN, ALAT DAN KOMPOSISI YANG DIGUNAKAN Dalam pembuatan Urea Molases Blok (UMB) bahan dan alat yang diperlukan diantaranya :Bahan1. Molases atau tetes tebu2. Onggok3. Dedak4. Tepung Kedelai/Tepung Jagung5. Tepung Daun Singkong/Tepung Daun Glirisida6. Polard7. Tepung Tulang8. Lacta Mineral9. Kapur10. Garam Dapur11. Urea Peralatan 1. Timbangan2. Alat Pemanas Komposisi Dalam pembuatan Urea Molases Blok hendaknya dibuat sesuai dengan komposisi wilayah dan ketersediaan bahan yang ada di lapangan. Adapun salah satu contoh pembuatan UMB adalah seperti tabel berikut.Tabel 1. Komposisi bahan-bahan UMBNo Bahan % Bahan % Komposisi 1 Komposisi 2 1 Molases 29 Molases 332 Dedak 18 Dedak 183 Tepung Tapioka 16 Tepung Tapioka 84 Bungkil Kedelai 13 Bungkil Kedelai 135 Garam Dapur 9 Garam Dapur 7,56 Urea 5 Urea 4,37 Tepung Tulang 5 Tepung Tulang 68 Kapur 4 Kapur 99 Mineral 1 Mineral 1,2Molases Dapat diganti dengan gula kelapa/arenUrea Molases Blok mengandung energi 1856 K.cal, 24 % protein, 2,8 % Kalsium dan 0,5 % oksigen. PROSES PEMBUATAN Proses pembuatan Urea Molases Blok (UMB) dimulai dari penimbangan, pencampuran bahan, pengadukan, pemanasan dan pencetakan sampai dengan pengemasan. Rangkaian proses pembuatan UMB tergantung dari formula yang dipergunakan dan tujuan pemelihara ternak, namun proses pembuatan UMB dapat dibedakan menjadi tiga cara diantaranya cara dingin, hangat dan panas.Adapun bahan pembuatan Urea Molases Blok (UMB) Diantarannya :1. Timbangkan bahan yang akan digunakan sesuai dengan ukuran yang akan dbuat.2. Campurkan bahan tersebut sampai rata dimulai dengan langkah-langkah sbb:Campuran I : Campurkan mineral, tepung gula, urea, garam, dan kapur sampai homogen.Campuran II : Camprkan dedak, tepung tapioca/onggok serta bungkil kedelai.Campuran III : Campurkan campuran I dan Campuran II aduk hingga rata3. Masukan campuran III kedalam wadah yang agak besar yang berisi maloses yang telah dipanaskan pada suhu 50 0C (campuran IV).4. Adukan campuran IV dengan molases/tetes secara merata selama kurang lebih 15 menit sampai lengket atau homogeny.5. Masukan bahan yang telah dicampur ke dalam pecetak atau wadah lainya lalu tekan sampai didapatkan UMB yang padat.6. Angin-anginkan hingga dingin, setelah dingin keluargan UMB yang telah diperoleh dari alat pencetak dan tempatkan pada wadah yang telah disediakan7. Berikan kepada ternak untuk dijilatkan sebelum diberikan hijauan. KUALITAS UREA MOLASES BLOK A. Kualitas Urea Molases Blok Pedoman untuk menilai Urea Molases Blok yang dihasilkan sebagai pakan tambahan agar dapat dilakukan setiap bulan atau paling lama setiap tiga bulan. Cara memberikan pakan yang masih baik kualitasnya antara lain.Table 2. Menilai Kualitas Urea Molases BlokNo Parameter UMB Bermutu UMB Kurang Bermutu1 Warna Coklat Matang Belang, bintik-bintik putih2 Bau Aroma khas molase Busuk tengik3 Rasa Asam manis, gurih Sangat asam4 Nilai Ph 3,5 s/d 4,2 Lebih dari 4,25 Tekstur Padat, kenyal, kesat tidak berlendir Bergumpal, remah-remah pecah basah/berlendir B. Jumlah PemberianMenurut penelitian BATAN konsumsi UMB untuk ternak besar (sapi perah, sapi potong dan kerbau) mencapai 350 gr/ekor/hari, dan untuk ternak kecil (kambing dan domba) adalah sekitar 120 gr/ekor/hari. Pakan ini dikonsumsi oleh ternak dengan cara dijilat, adapun waktu pemberiannya adalah sebagai berikut :1. Untuk sapi dan kerbau pemberian 1 atau 2 kali dalam sehari sebelum pemberian hijauan UMB (1500 gr), diatur habis dalam jangka waktu 3 hari.2. Untuk domba dan kambing pemberianya 2 kali sehari sebelum pemberian hijauan dimana 1 blok (1500 gr) diatur habis untu 10 hari.3. Urea molases blok dianjurkan agar diberikan pada ternak yang digemukan yang hanya mendapat rumput hijauan saja. Sumber : Team Instruktur Latihan Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Usaha Peternakan, 2016. "Teknologi Pembuatan Urea Molases Blok (UMB)" dalam Modul Pelatihan Peningkatan Kapasitas Peternak Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Usaha Peternakan. Kabupaten Tasikmalaya : Dinas Peternakan Perikanan Dan Kelautan 2016.