Loading...

TEKNOLOGI PENGAWETAN JAGUNG MENGGUNAKAN ABU DAPUR

TEKNOLOGI PENGAWETAN JAGUNG MENGGUNAKAN ABU DAPUR
Pengawetan benih yang dicampaur dengan abu dilakukan pula oleh petani untuk mencegah serangga berkembanga biak di dalamnya. Di dalam abu tersebut terdapat silica mempunyai permukaan kasar. Akibatnya, tubuh serangga akan tergores-gores oleh permukaan silica tersebut. Lewat goresan-goresan tersebut akan terjadi penguapan cairan dari dalam tubuh serangga sehingga dapat berakibat kematian pada serangga tersebut. Selain dengan abu, dapat pula digunakan pasir sebagai bahan pengawetnya. alat dan bahan yang disiapkan1. AlatKaleng bekas, ember, terpal, nyiru2. BahanJagung dan abu dapur Langkah kerja :1. Benih yang akan disimpan dipilih yang berkualitas baik, seperti berumur tua dan berasal dari tanaman yang sehat. 2. Benih tersebut lalu dikeringakan dengan cara dijemur di bawah matahari.3. Kaleng bekas biscuit atau blek dengan tutupnya dibersihkan dan dijemur di bawah matahari.4. Abu yang sudah dingin dicampur dengan benih. Perbandingan antara benih dan abu adalah 1:2.5. Benih yang sudah dicampur abu dimasukkan ke dalam kaleng atau blek kemudian ditutup rapat dan disimpan di tempat yang kering. Oleh Mikhael Masang. SSTPPL WKPP Baniona IV pada kelompok tani Riangtoby, Karya Mulia, Setia Kawan, Bani Bisa, Tedo Dore BPP Baniona - Kab. Flores Timur