Indonesia dikenal dengan Negara Agraris karena kesuburan tanahnya sehingga semua tanaman bisa tumbuh subur. Hasil komoditas pertanian dan sayuran juga sudah diakui dunia dengan kualitasnya yang tinggi. Untuk menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen perlu penanganan yang khusus sehingga dapat memenuhi permintaan pasar. Para petani kita saat ini sudah mulai menggunakan peralatan-peralatan pertanian modern. Mengapa demikian? Banyak faktor yang mendorong penggunaan mekanisasi alsintan (alat mesin pertanian) salah satunya adalah sulitnya mencari tenaga kerja muda untuk menggarap lahan pertanian, yang mengakibatkan tingginya biaya Di Desa Takulat luas wilayah Sawah Tadah Hujan (MH) ± 120 Ha, ada 4 kelompok tani yang mana dari 4 (Empat) kelompok sudah mengenal dan menerapkan pola pengolahan lahan dengan Mesin traktor Roda Dua. Karena kebanyakan Petani disana sudah mulai mengerti dan sadar bahwa Alat mesin Pertanian sangat besar mamfaatnya dalam pengolahan lahan pertanian. operasional dan pemeliharaan sampai panen. Dengan menggunakan mesin pertanian para petani dapat banyak penghematan, seperti : Hemat Waktu. Dengan menggunakan mesin maka waktu pengolahan lahan sampai siap tanam lebih cepat dan hasil yang maksimal. Sehingga dapat menghindari telat tanam/telat musim yang dapat mengakibatkan kerugian besar bagi petani. Hemat Tenaga. 1 unit mesin pertanian dapat menggantikan 10 tenaga kerja manusia, dengan demikian maka petani akan menghemat banyak tenaga dan biaya. Hemat Biaya. Semakin sulitnya mencari tenaga kerja pada sektor pertanian mengakibatkan naiknya upah tenaga kerja. Sehingga mengakibatkan semakin besarnya pengeluaran untuk biaya produksinya. Semoga dengan pembelajaran alat dan mesin pertanian dapat menggugah minat para Petani untuk pemamfaatan Alsin. rizki.2017.Teknologi Pengolahan Lahan Pertanian Modern.30 oktober 2017. https://www.klikteknik.com/blog/teknologi-pengolahan-lahan-pertanian-modern.html. Penulis : Yahya. SP PPS Swadaya : Rahmadi PPL WKPP Binturu, Takulat, Sungai Buluh