Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi teknis para penyuluh dan pelaku utama/usaha sekaligus mendukung desiminasi pengalaman dalam melakukan rekayasa teknis, sosial dan ekonomi, maka melalui DPA SKPD BKPP Provinsi NTT Tahun 2015 dialokasikan kegiatan TEMU KARYA PENYULUHAN bagi para penyuluh dan pelaku utama/usaha yang pelaksanaannya terbagi dalam 10 (sepuluh) rayon. Untuk Rayon III dengan peserta yang berasal dari kota Kupang, kabupaten Kupang, dan kabupaten TTS (pelaksanaan di Oelamasi kabupaten Kupang) pada tanggal 9 April 2015 bertempat di aula Gereja Elim Naibonat Oelamasi kabupaten Kupang dengan kehadiran perwakilan para penyuluh dan pelaku utama sebanyak 102 orang yaitu : Kabupaten Kupang 52 orang terdiri dari Penyuluh PNS baik Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Kehutanan 40 orang, THL – TB PP 5 orang, PPB 1 orang, Penyuluh Swadaya/Pelaku Utama/Usaha 6 orang, Kota Kupang 20 orang yang terdiri dari Penyuluh PNS baik Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Kehutanan 9 orang, THL – TB PP 10 orang, PPB 1 orang, Kabupaten Timor Tengah Selatan 30 orang yang terdiri dari Penyuluh PNS baik Penyuluh Pertanian, Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Kehutanan 15 orang, THL – TB PP 10 orang, Penyuluh Swadaya/Pelaku Utama/Usaha 5 orang. Materi yang disampaikan meliputi : (1) Sambutan dan Arahan Kepala BKPP Provinsi NTT, (2) Dukungan Penyuluhan terhadap Enam Tekad Pemerintah Provinsi NTT, (3) Inseminasi Buatan Siang dan Malam Pada Sapi Bali Menentukan Jenis Kelamin. Oleh : Akostan B. Bire Lawa, S.Pt (kabupaten Kupang). (4) Dampak Pelaksanaan Demplot Lelakisimtal Terhadap Perubahan Pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap Pelaku Utama di kabupaten Kupang. Oleh : Defretis G. Liunokas, S.Pi (kabupaten Kupang). (5) Mengatasi Gangguan Hama Uret di Lahan Kering Dengan Mengatur Waktu Tanam Pada Tumpang Sari Jagung dan Kacang Tanah di WKPP Kelurahan Penfui. Oleh : Silvester Leokali (kota Kupang).Materi secara lengkap dapat diakses terlampir. Penulis : Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan