Loading...

TEMU KOORDINASI DAN PERTEMUAN PENYUSUNAN PROGRAM TINGKAT PROVINSI T. A. 2015

TEMU KOORDINASI DAN PERTEMUAN PENYUSUNAN PROGRAM  TINGKAT PROVINSI T. A. 2015
Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan Kegiatan Temu Koordinasi dan Pertemuan Penyusunan Program Tingkat Provinsi Tahun Anggaran 2015, yang dilaksanakan di Hotel Pelangi sejak hari Selasa, 07 April sampai hari Rabu, 08 April 2015. Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah terpadunya pelaksanaan kegiatan dan anggaran Pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian yang bersumber dari APBN dan APBD bersama – sama dengan Dinas Teknis lingkup Pertanian Provinsi, Badan Pelaksana Penyuluhan (Bapeluh)/kelembagaan yang membidangi penyuluhan pertanian dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi dan menyusun rencana pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian yang disinergikan dengan kegiatan dari Dinas teknis lingkup pertanian tingkat Provinsi, Bapeluh/kelembagaan yang membidangi penyuluhan pertanian dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi dalam rangka mendukung percepatan pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai. Yang menjadi Narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian yang diwakili oleh Fungsional Umum Bagian Program Bapak Dwi Hernayanto, S. Sos, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Bidang Kelembagaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelembagaan Usaha, Ir. Maria I. R. Manek, M. Sc. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 22 orang Penanggungjawab Kegiatan dana dekonsentrasi pertanian dari 22 Kabupaten/Kota yang di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 1 orang dari Komisi Peyuluhan Provinsi Nusa Tenggara Timur, 1 orang dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 1 orang dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur, 1 orang dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan 3 orang dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Nusa Tenggara Timur.