Dalam upaya mencapai swasembada pangan melalui UPSUS (upaya khusus) peningkatan produktifitas dan produksi padi, jagung dan kedele (PAJALE), maka peran penyuluh pertanian sangatlah penting yakni sebagai pendamping dan pembimbing pelaku utama dan pelaku usaha. Dalam melaksanakan perannya, penyuluh pertanian bertindak sebagai fasilitator agar para petani mampu mengambil keputusan sendiri dengan jalan membantu : 1) mengidentifikasi potensi wilayah; 2) mengidentifikasi, menganalisa penerapan teknologi sesuai dengan spesifik lokalita; 3) mengidentifikasi dan memecahkan permasalahan; dan 4) mengorganisasikan kelompok tani dan gabungan kelompok tani dalam suatu gerakan.Pelaksanaan pengawalan dan pendampingan penyuluh pertanian, secara berjenjang dilaksanakan dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dan tingkat Kecamatan. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sikka sebagai Kelembagaan Penyuluhan Tingkat Kabupaten Sikka, sesuai target pelaksanaan kegiatan dana dekonsentrasi pemantapan sistem penyuluhan pertanian tahun anggaran 2015, melaksanakan kegiatan temu teknis penyuluhan tingkat Kabupaten yang merupakan salah satu item kegiatan dari lima item kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Penyuluhan Kabupaten Program Kelembagaan Penyuluhan Yang Difasilitasi/Base Line.Temu Teknis Penyuluhan Tingkat Kabupaten, dilaksanakan untuk membangun persamaan persepsi dan meningkatkan sinergitas serta koordinasi antar instansi lingkup pertanian dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di tingkat Kabupaten. Kegiatan Temu Teknis ini dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Mei 2015 bertempat di Aula Hotel Sugonian Maumere.Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari 21 Kepala BP3K se Kabupaten Sikka penerima kegiatan fasilitasi kegiatan penyelenggaraan penyuluhan pertanian paket lengkap di 10 BP3K, paket hemat di 9 BP3K dan paket UPSUS di 2 BP3K untuk mendukung swasembada pangan dan swasembada berkelanjutan. Rincian penerima kegiatan fasilitasi Penyuluan pertanian, sebagai berikut :a. BP3K Paket Lengkap : BP3K Talibura, BP3K Waigete, BP3K Kangae, BP3K Doreng, BP3K Mapitara, BP3K Magepanda, BP3K Nita, BP3K Lela, BP3K Mego dan BP3K Paga.b. BP3K Paket Hemat : BP3K Waiblama, BP3K Kewapante, BP3K Hewokloang, BP3K Bola, BP3K Nelle, BP3K Koting, BP3K Alok, BP3K Alok Barat, dan BP3K Palue.c. BP3K Paket Upsus : BP3K Alok Timur dan BP3K TanawawoKegiatan temu teknis tingkat Kabupaten ini di buka oleh Pejabat Pelaksana Harian Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sikka, Bapak Paulus Hilarius Bangkur, S.Pi dan berlangsung selama 1 (satu) hari .