Loading...

TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN DENGAN PENELITI BPTP, MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI JAKARTA

TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN DENGAN PENELITI BPTP, MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI JAKARTA
Sekalipun DKI Jakarta bukan merupakan daerah pertanian, dengan adanya program Pertanian Perkotaan, ternyata kebutuhan paket teknologi yang diperlukan di tingkat lapangan cukup banyak. Hal ini disampaikan oleh para penyuluh pertanian di DKI Jakarta ketika dilakukan kegiatan temu teknis penyuluh dan peneliti di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta, pada tanggal 6 Juni 2018. Perwakilan penyuluh pertanian dari masing-masing wilayah kota dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menjelaskan tentang kebutuhan paket teknologi pertanian yang sangat diperlukan guna membantu para penyuluh pertanian dalam melakukan penyuluhan pertanian kepada anggota kelompok tani dan masyarakat luas. Kurang lebih ada 300 item judul kebutuhan paket teknologi pertanian yang dapat diidentifikasi mulai dari komoditas pertanian, perikanan dan peternakan dengan berbagai aspeknya seperti budidaya, pengendalian hama OPT, panen dan olahan pasca panen. Selain dari itu kebutuhan paket teknologi tanaman obat keluarga (TOGA) juga menjadi Pusat perhatian dalam kebutuhan paket teknologi yang harus dilakukan pengkajiannnya oleh BPTP Jakarta. Temu Teknis Inovasi Teknologi Pertanian ini dilaksanakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta merupakan pelaksanaan dari Permentan Nomor 19 tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja, fungsi dan tugas Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Selain melakukan Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian sebagai core utamanya, BPTP diharapkan juga dapat melaksanakan penguatan kapasitas penyuluh pertanian seperti Bimbingan Teknis kepada para penyuluh pertanian, melakukan kaji terap inovasi teknologi Pertanian, melakukan identifikasi kebutuhan paket teknologi pertanian, sekaligus menampung umpan balik perbaikan inovasi teknologi pertanian pada tingkat lapangan. Kegiatan Temu Teknis Inovasi Teknologi Pertanian ini dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari para penyuluh pertanian wilayah kota, Koordinator penyuluh pertanian, Kepala Seksi Ketahanan Pangan, serta para peneliti dan penyuluh BPTP Jakarta. Diskusi yang diselenggarakan cukup menarik, karena beberapa paket teknologi pertanian yang disampaikan oleh para penyuluh pertanian, akan ditindak lanjuti dengan melakukan bimbingan teknis inovasi teknologi, serta melakukan kaji terap pada tingkat lapangan. Beberapa kebutuhan inovasi teknologi pertanian yang menjadi prioritas bagi wilayah kota antara lain : Jakarta Selatan : a. Teknologi Pengolahan Toga, b. Teknologi Pengendalian OPT (pestisida nabati) c. Teknologi Pembuatan Pakan Ikan d. Teknologi Pembuatan Microgreen. Jakarta Pusat : a. Teknologi Pembuatan Pakan Ikan, b. Teknologi Pengolahan Toga, khususnya Jinten, c. Teknologi Pengolahan Tepung Kelor, d. Teknologi Pengolahan sayuran dan buah-buahan. Jakarta Barat : a. Teknologi Pengolahan Toga, khususnya Toga daun b. Teknologi Pengolahan Limbah Organik c. Teknologi Pembuatan Nutrisi Hydroponik d. Teknologi Pembuatan Pestisida Nabati. Jakarta Timur : a. Teknologi Pengendalian OPT pada Padi b. Teknologi Diversifikasi Pangan pada Balita dan Gizi, c. Teknologi Pengolahan Limbah (rumah tangga, Pabrik dan Ternak, dan Industri) untuk pakan dan media tanam serta pupuk. Jakarta Utara : a. Teknologi Pengendalian OPT pada Padi b. Teknologi Pengolahan Buah-buaha dan sayuran c. Teknologi Hydroponik dan Vertiminaphonik d. Teknologi Budidaya Tanaman Cabe, e. Teknologi Pengolahan Toga. Kepulauan Seribu : a. Teknologi Pengolahan Toga b. Teknologi Pengolahan Sayuran untuk Anak-anak c. Teknologi Pengolahan Jambu Air dan Belimbing Wuluh, d. Teknologi Rekayasa Alat Perajang untuk Kripik Sukun dan Krupuk Ikan.Sebagai tindak lanjut hasil pertemuan teknis tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama akan dilakukan Bimbingan Teknis oleh BPTP dengan materi antara lain : a. Penerapan teknologi hydroponic dan vertiminaphonik untuk mendukung gang hijau, b. Pembuatan dan Aplikasi Trichoderma untuk pestisida nabati dan pupuk nabati c. Teknologi Pembuatan Pakan Ikan. ( Didi Setiabudi, Sri Hurustiati, Penyuluh Pertanian Madya pada DInas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, tahun 2018)