Loading...

TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN PERIKANAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN PERIKANAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN  LAMPUNG SELATAN
Mendukung suksesnya peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai (Pajale) merupakan program utama dalam pembangunan sector pertanian khusunya sector tanaman pangan pada saat ini. Lampung Selatan sebagai salah satu sentra produksi padi, di propinsi Lampung juga turut mendukung sepenuhnya demi tercapainya sasaran peningkatan produksi pajale dimaksud. Upaya yang ditempuh dalam mensuksekan peningkatan pajale adalah dengan digulirkannya Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai yang ditempuh melalui program - program percepatan secara khusus. Salah satu factor yang menentukan dalam keberhasilan program UPSUS pajale adalah, kesiapan dan kemampuan aparat yang terlibat proses pembinaan para pelaku utama dan pelaku usaha dalam bidang pertanian, khususnya Tanaman pangan. Aparat yang tergabung dalam pembinaan pelaku utama dan pelaku usaha harus memiliki kapasiatas dan kopetensi dalam menggerakan sasaran pembinaan sehingga pelaksanaan pembinaan bisa terarah, sinergi, dan menggairahkan para pelaku usaha untuk berusahatani yang lebih baik. Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kopetensi serta menyelaraskan pembianaan terhadap pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian, baru–baru ini di Kabupaten Lampung selatan telah dilaksanakan kegiatan TEMU TEKNIS PENYULUH PERTANIAN PERIKANAN DAN KEHUTANAN Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan Temu Teknis tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 mei 2015, bertempat di Negeri Baru Resort , Kalianda LampungSelatan.Kegiatan Temu Teknis Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan tersebut dihadiri sekaligus membuka acara Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza, SH,MH,MBa. Bersama bupati hadir pula anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, yakni ketua komisi B DPRD Kabupaten LampungSelatan.Dalam sambutannya, bupati Lampung Selatan mengharapkan agar para penyuluh pertanian meningkatkan kinerjanya, mengingat tugas berat menyuksekan peningkatan produksi Pajale tertumpu pada pundak para penyuluh di lapangan. Peningkatan produksi Pajale menjadi salah satu tugas utama yang tidak boleh ditawar lagi , karenanya, bupati mengharapkan agar seluruh steak holder yang terkait, bekerja serius dengan penuh semangat, bahu-membahu demi suksesnya program pajale tersebut. Pada kesempatan tersebut bupati Lampung Selatan juga menyerahkan bantuan operasionah Penyuluh secara simbolis kepada penyuluh sebesar Rp. 300.000,- per penyuluh per bulan. Dana tersebut bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II Lampung Selatan. Dengan bantuan biaya operasional tersebut diharapakan agar dapat memotivasi para penyuluh untuk meningkatkan kinerjanya. Selaku Penanggung jawab kegiatan dalam temu teknis Penyuluh Pertanian Kabupaten lampung Selatan adalah Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Lampung Selatan Ir. Noviar Akmal. Dalam mengantarkan acara Ir. Noviar Akmal memaparkan keberhasilan Lampung selatan dalam membangun sector pertanian khususnya Tanaman Pangan, dimana keberhasilan tersebut menghantarkan Lampung Selatan memperoleh penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia dibidang ketahanan pangan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada bupati Lampung Selatan Rycko menoza, pada acara Pekan Nasional KTNA di Malang Jawa Timur tahun 2014.Sebagai nara sumber dalam kegiatan Temu Teknis tersebut berasal dari 1. Kodim Lampung Selatan yang diwakli oleh Kapten Sarjo selaku mewakili Komandan Kodim Lampung Selatan dan Pesawaran, 2. BPTP Lampung diwakili oleh Dr. Yulia, 3. dari Dinas Pertanian Kabupaten Lapung Selatan diwakili oleh Ir. Mugiono (Kabid Binus Dinas TPH Ls ), 4. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung yang dihadiri lansung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Selatan Yuni Daru, SH, MH, dan 5. Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Lampung Selatan Ir. Erlan Murdiantoro.Komandan Kodim dalam menyampaikan materi memaparkan tentang peranan dan tugas TNI dalam mendukung program peningkatan produksi Pajale di kabupaten Lampung Selatan, TNI siap bekerja sama dengan para penyuluh di lapangan dan siap menyuksekan pajale, lebih lanjut komandan Kodim Lampung Selatan Itu menegaskan bahwa TNI tidak akan merebut tugas para penyuluh, akan tetapi TNI siap membantu dan mendukung Penyuluh Pertanian dalam mengawal program UPSUS Pajale.Dr. Yulia selaku pemateri dari BPTP Propinsi Lampung memaparkan materi tentang Dukungan Badan Litbang Pertanian dalam rangka Program swasembada Pangan khususnya Padi, Jagung, dan Kedelai.Ir. Mugiono selaku wakil dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan memaparkan sasaran Areal pertanaman Upsus Pajale khusunya padi di kabupaten lampung selatan. Menurut Mugiono, sasaran tanaman padi Lampung Selatan tahun 2015 seluas 107.000 ha, dimana biasanya target tanam Lampung Selatan setahun berkisar antara 91.000 ha hingga 92.000 ha, dengan demikian Lampung Selatan harus bisa memenuhi kekurangan kurang lebih 17.000 ha.Temu Teknis Penyuluh Pertanian kali ini menjadi sangat berbeda dari temu-temu teknis sebelumnya, karena temu teknis penyuluh pertanian kali ini dihadiri juga oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Selatan YUNI DARU, SH, MH. Pada kesempatan ini Kepala Kejaksaan itu menyampaikan materi dengan judul TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI BESERTA PENCEGAHANYA. Yuni Daru, menjelaskan dan menegaskan agar para penyuluh benar-benar memahami aturan dan prosedur penyaluran pupuk bersubsisdi, sehingga dapat membimbing dan mendampingi para petani dalam proses memperoleh pupuk bersubsidi secara baik dan benar, tidak perlu ada penyuluh yang harus tersandung masalah akibat ketidak cermatan penyuluh dalam mendampingi petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.Rangkaian kegiatan temu Teknis Penyuluh PPK diakhiri dengan do,a yang dipimpin oleh Asep, SST (Penyuluh Pertanian Kabupaten Lampung Selatan), semoga acara temu teknis tersebut bermanfaat dan senantiasa ada dalam limpahan hidayah Allah Tuhan yang Maha Esa. Penulis : Yusak Murjoko, SP (KJF BP4K Lampung Selatan).