Kabupaten Indramayu merupakan salah satu sentra produksi pertanian baik regional maupun nasional khususnya komoditas padi dan komoditas hortikultura. Keberhasilan Kabupaten Indramayu dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi padi tidak terlepas dari peran 260 orang Penyuluh Pertanian dalam membimbing dan mengawal petani untuk menerapkan teknologi anjuran. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, meningkatkan tali silaturahmi dan membuka wawasan tentang program-program sektor pertanian, maka pada tanggal 14 sampai dengan 16 Maret 2016 bertempat di Hotel Mata Air Kuningan Jawa Barat diselenggarakan kegiatan Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kabupaten. Tema Pertemuan Teknis ini adalah Sinkronisasi Program Kegiatan Sektor Pertanian yang Mendukung Penyuluhan Pertanian. Ketua panitia H. Subandrio, SP melaporkan bahwa Temu Teknis ini dihadiri oleh 31 orang penyuluh pertanian yang berasal dari 31 kecamatan. Nara Sumber yang akan menyampaikan materi dalam pertemuan ini antara lain program kegiatan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu. Sedangkan dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian, materi pertemuan dari masing-masing bidang.Pada acara pembukaan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian H. Warjo, SH. MM menjelaskan bahwa setiap program kegiatan perlu didukung dari aspek penyuluhanya dengan cara program kegiatan masuk dalam programa penyuluhan pertanian di tingkat kecamatan. Selain itu dalam rangka meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sekaligus sebagai tambahan penghasilan bagi pengurus musholla, maka setiap musholla akan diberikan tanaman sawo. Kemudian dalam rangka mencukupi kebutuhan benih padi di Kabupaten Indramayu sebanyak 5.000 ton per tahun, maka lahan Balai Penyuluhan Pertanian diharapkankan dapat dijadikan percontohan penangkaran benih. Apabila berhasil maka setiap desa diharapkan mampu menangkarkan benih seluas 0,5 ha. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu yang diwakili oleh Kepala Bidang Hortikultura menyampaikan bahwa program kegiatan Dinas Pertanian dan Peternakan pada Tahun 2016 antara lain di bidang hortikultura pengembangan cabe rawit dan cabe merah dan bawang merah. Disamping itu pengembangan sayuran dataran rendah yang sudah ada. Program di bidang peternakan antara lain : pelayanan kesehatan hewan terutama informasi bila terjadi wabah kematian hewan secara mendadak, Sosialisasi dan penanganan produk pangan hewan yang bermutu dan berkualitas, Bimbingan Teknis pemeliharaan ternak, Pembibitan dan Perawatan Ternak, dan Promosi Peternakan. Sedangkan di bidang Tanaman Pangan hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya yatu program Pajale dengan jides, oplah dan sri.Kepala Seksi Produksi Komoditas Keutahan dan Perkebunan Ernawan, S.Hut meenjelaskan program dan kegiatan Dinas Kehutanan dan Perkebunan ada 3 kegiatan yaitu pengembangan dan pemeliharaan tanaman kelapa, pengembangan tebu rakyat intensifikasi tegalan dan pengembangan tanaman wijen. Sedangkan program kegiatan yang ada di Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu yaitu : Penilaian Kemampuan Kelas Kelompoktani, Penyusunan RDK/RDKK dan Pelatihan bagi Ketua Kelompoktani/Pelaksanaan Hari Krida Pertanian Tingkat Provinsi dan penumbuhan wirausaha baru. Bidang Keterseiaan dan Distribusi Pangan Pengembangan dan pemantapan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) dan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) serta Cadangan Pangan Pemerintah (CDP). Program kegiatan Bidang Konsumsi dan Mutu Pangan yaitu pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), sosialisasi mutu dan kualitas pangan, dan pengembangan tanaman sawo di setiap mushollah serta lomba cipta menu non beras non terigu.Program kegiatan yang telah disampaikan oleh masing-masing dinas dan bidang menjadi bahan rumusan dalam programa penyuluhan pertanian baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa dengan metode-metod penyuluhannya sesuai karakteristik petani di lapangan. Disamping itu untuk mensukseskan programkegiatan diharapkan mengadakan koordinasi dengan petugas UPTD dan POPT dan petugas lainnya yang berkaitan dengan pembangunan pertanian yang ada di setiap kecamatan. (Edi Harnadi)