Loading...

Temu Teknis Sekolah Lapang (sl) Jagung Di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Aru Selatan Utara

Temu Teknis Sekolah Lapang (sl) Jagung Di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Aru Selatan Utara
Dalam kegiatan inovasi teknologi BPP Kecamatan Aru Selatan Utara dalam upaya mendukung UPSUS, salah kegiatannya adalah pelaksanaan Sekolah Lapang (SL) Jagung dalam rangka Kegiatan Pemberdayaan petani mendukung kegiatan UPSUS. Dengan demikian sebagai kegiatan awal perlulah di adakan pertemuan teknis penyuluh untuk dapat mendampingi petani dalam melaksanakan kegiatan sekolah lapang tanaman jagung. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Aru Selatan Utara di amanatkan untuk dapat membina petani yang ada di lima wilayah kerja penyuluh pertanian (WKPP) yakni di Desa Hokmar, Desa Rebi, Desa Tabarfane, Desa Juring dan Desa Erersin. Dari lima desa ini ada lima kelompok tani per masing-masing desa yang mendapat kegiatan sekolah lapang ini. Jadi dari kegiatan ini ada 25 kelompok tani yang melaksankan kegiatan ini. Kegitan ini mengharuskan ada kegiatan demplot di lokasi sekolah lapang (SL). Pelaksanaan demplot yang dilaksanakan di kelima desa tersebut adalah demplot tanaman jagung. Konsep demplot yang dilaksanakan adalah dengan pendekatan PTT. Budi daya jagung dengan pendekatan PTT diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Pendekatan PTT dalam budi daya jagung yang menekankan pada pengelolaan lahan, air dan organisme pengganggu tanaman secara terpadu dengan mempertimbangkan hubungan sinergis dan komplementer antar komponen teknologi dan sumberdaya setempat. Ini yang disampaikan Kepala Bidang Penyuluhan Fransiskus Arjesam, S.Hut lewat Plt. Koordinator BPP Kecamatan Aru Selatan Utara dalam kegiatan Temu Teknis Sekolah Lapang Jagung yang dilaksanakan pada tanggal 11 November 2019. Ditulis oleh : Simon Matheus Koritelu, SST Penyuluh Pertanian Pertama Kabupaten Kepulauan Aru