Loading...

Temu Tugas Peneliti Penyuluh Pertanian BPTP Jakarta akan Segera di laksanakan

Temu Tugas Peneliti Penyuluh Pertanian BPTP Jakarta akan Segera di laksanakan
BPTP Jakarta tahun 2020 ini akan menyelenggarakan Temu Tugas Peneliti Penyuluh di DKI Jakarta. kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2020 nanti. Temu Tugas Peneliti Penyuluh di DKI Jakarta ini diharapkan akan menghasilkan dan menyepakati beberapa inovasi paket teknologi pertanian yang dibutuhkan oleh penyuluh dan masyarakat luas untuk dapat dikaji dan diteliti lebih lanjut oleh para peneliti yang ada di BPTP Jakarta. Pada tahap persiapan awal, BPTP masih mencari dan mengumpulkan data-data pendukung yang terkait inovasi teknologi yang dibutuhkan. Untuk itu akan dilakukan Forum Grup Discussion (FGD) penyuluh di DKI Jakarta pada tanggal 24 Januari 2020 nanti di BPTP Jakarta. Pada pertemuan tersebut diharapkan penyuluh Koordinator Wilayah Kota akan menyampaikan potensi wilayahnya dan menjelaskan tentang kebutuhan paket teknologi serta dukungan kelembagaan lainnya dalam mengimplementasikan teknologi tersebut. Pertemuan persiapan Temu Tugas dihadiri oleh Kepala BPTP Jakarta Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, MSc dan Kepala Bidang Ketahanan Pangan serta para peneliti BPTP dan Penyuluh Pertanian Dinas pada tanggal 17 Januari 2020 di Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta. Dalam kesempatan itu Kepala BPTP menjelaskan bahwa tujuannya adalah menghasilkan paket-paket teknologi pertanian yang akan dikaji dan diteliti oleh BPTP dan dibutuhkan oleh DKI Jakarta. Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan mengarahkan bahwa Paket teknologi yang akan dikaji harus benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat luas dan mampu memproduksi pangan yang memberikan dampak negative terhadap gejolak harga pangan seperti komditas cabe merah, bawang merah dan beras. Beberapa paket teknologi yang dibutuhkan di DKI Jakarta seperti budidaya dan pemasaran sayuran dalam rangka mendukung urban farming, budidaya cabe merah dan bawang merah serta teknologi pengolahan hasil guna meningkatkan nilai tambah produk pangan yang dihasilkan (Didi Setiabudi, Penyuluh Pertanian Madya Dinas KPKP, 2020)