Loading...

TEMU USAHA TEMBAKAU KABUPATEN REMBANG TAHUN 2015

TEMU USAHA TEMBAKAU KABUPATEN REMBANG TAHUN 2015
Wilayah Kabupaten Rembang memiliki jenis iklim tropis dengan suhu maksimum tahunan sebesar 33°C dan suhu rata-rata 23°C, dengan bulan basah selama 4 sampai 5 bulan, sedangkan selebihnya termasuk kategori bulan sedang sampai kering. Curah hujan di Kabupaten Rembang termasuk sedang, yaitu rata-rata 502,36 mm/tahun. Dengan kondisi iklim tersebut tanaman tembakau cukup ideal apa bila di tanamam di Kabupaten Rembang. Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Rembang terhadap nasib petani tembakau di Kabupaten Rembang, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Rembang melaksanakan temu usaha petani tembakau pada hari selasa tanggal 7 April 2015 di Aula Badan Ketahanan Pangan dan P4K Kabupaten Rembang. Temu usaha ini merupakan pertemuan antara pelaku utama, pelaku usaha dan pemangku kebijakan tanaman tembakau. Peserta pertemuan ini berjumlah 50 orang diantaranya para petani tembakau di 5 kecamatan sentra tembakau antara lain Sumber, Sulang, Bulu, Pamotan dan Gunem; penyuluh pertanian; PT Sadanan Arifnusa; BKP & P4K dan Dinas Pertanian dan Kehutan. Dalam arahannya kepala BKP & P4K Kabupaten Rembang Ir. Dwi Purwanto, MM memerintahkan penyuluh pertanian yang wilayah binaannya ada tanaman tembaku untuk ikut mendampingi para petani tembakau, dan kebutuhan pupuk tanaman tembakau jangan sampai menganggu pupuk bersubsidi, karena untuk komoditas tembakau pupuknya tidak disubsidi oleh pemerintah. Tahun ini luas tanam tanaman tembakau di targetkan 2500 Hektar di Bandingkan pada tahun 2014 jumlahnya menurun 500 Hektar hal ini disebabkan Fokus PT. Sadana Arifnusa pada tahun 2015 ini adalah untuk menaikkan kadar nikotin tanaman tembakau. Dan cara teknis yang harus di taati oleh petani tembakau antara lain : kalender sebar dan tanam, jarak tanam, pemupukan dan toping/punggel.