Loading...

TIGA ROMBONGAN INSTITUSI KUNJUNGI DRYER DAN KAJI TERAP

TIGA ROMBONGAN INSTITUSI KUNJUNGI DRYER DAN KAJI TERAP
Tiga Rombongan Institusi sekaligus yakni 1) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, 2) Bappeda Kabupaten Tabalong, dan 3) Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong mengunjungi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembang Kuning. Dalam lawatannya ke BPP, ketiga Institusi tersebut ingin mengetahui lebih jauh mengenai mesin pengering Padi (Dryer) dan kondisi terkini lahan kaji terap padi sawah. Tempat dan lokasi yang pertama dikunjungi ialah Mesin Pengering Padi (Dryer) milik Gapoktan usaha Bersama Desa Masingai II Kecamatan Upau yang merupakan hibah dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan. Dryer tersebut sangat bermanfaat bagi petani, petani tidak perlu susah payah lagi menjemur padinya. Dengan dryer proses pengeringan padi menjadi bisa dilaksanakan kapan pun waktunya, mengingat musim pancaroba seperti saat ini. Didapatkan informasi dari Tugiran selaku Ketua Gapoktan bahwa nilai asset Mesin pengering Padi tersebut mencapai 1,5 Milyar. Tentunya dengan nilai yang besar perawatan dan penggunaan mesin harus selalu tertib dalam mematuhi SOP (standar operasional prosedur). Selanjutnya, tempat dan lokasi kedua yang dikunjungi ialah Lahan Kaji Terap Hotim, SP, MP selaku penyuluh pelaksana dengan petani pelasananya Tarsono Kelompok Tani Rukun Tani Sentosa Desa Masingai II Kecamatan Upau. Kaji terap tersebut memiliki judul : Pemupukan berimbang Tanaman Padi sawah Sistem Tanam Jajar Legowo 2 :1 di WKPP Masingai Kecamatan Upau. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang bersumber dari dana APBD I (Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan). Adapun varietas padi yang digunakan dalam kaji terap ini ialah varietas unggul Mekongga dengan waktu tanam 15 Juni 2020. Dalam kunjungan tersebut selain mengunjungi secara langsung lahan kaji terap juga dilangsungkan pertemuan disaung tani milik anggota Kelompok Tani Rukun Tani Sentosa. Dalam kesempatan itu, Ir. Norzain Akhmad Yani, M.Si selaku Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong mengapresiasi kegiatan kaji terap, kegiatan ini dapat memberikan informasi dan motivasi bagi petani lain, karena dilakukan dilahan IP200 yang mana melaksanakan tanam padi sawah dua kali dalam setahun. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan program pemerintah yakni peningkatan produksi dan produktivitas serta kemandirian pangan. Dikesempatan berikutnya, Selatan Ir. Liza Lazuardi Buana Kasi Pendidikan dan Pelatihan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan juga mengapresiasi mulai dari proses proses persiapan (pembuatan prosposal kaji terap) hingga saat pelaksanaan berjalan sangat baik. Bahkan dalam pembuatan proposal kaji terap dinilai paling bagus sehingga bisa dijadikan contoh bagi wilayah lain yang melaksanakan kaji terap. Semoga dalam proses pelaksanaan hingga panen (field day) bisa sesuai harapan atau tujuan yang ingin dicapai. Dari Badan Perencanaan pembangunan dareah (Bappeda) kabupaten Tabalong yang diwakili oleh Jelita Azka Madina yang turut serta dalam rombongan menururkan bahwa ingin melihat langsung kegiatan pertanian yang biasanya diusulkan dan dianggarkan oleh SKPD dalam hal ini DInas Pertanian Kabupaten Tabalong. Selain itu, dengan kunjungan tersebut juga bisa menjadikan alasan kuat dalam pemaparan untuk diajukan dalam penganggaran bersama pihak eksekutif dengan pihak legislatif. Diakhir kegiatan Heri Lestiyawan, SP selaku Koordinator BPP berharap semoga Kaji Terap ini sukses sesuai dengan tujuan yang diharapkan sehingga dapat dijadikan acuan petani dalam penerapan kegiatan selanjutnya diwilayah lain khususnya di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian (WKBPP) Kembang Kuning. Penulis : Munardi, SP (Penyuluh Pertanian Supervisor BPP Kembang Kuning) Editor : Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST (Penyuluh Pertanian WKPP Mahe Pasar Kecamatan Haruai)