Loading...

TIM MONEV P2KP KOTA LHOKSEUMAWE TINJAU KEGIATAN KRPL DESA CUT MAMPLAM

TIM MONEV P2KP KOTA LHOKSEUMAWE TINJAU KEGIATAN KRPL DESA CUT MAMPLAM
Lhokseumawe - Tim Monev P2KP Kota Lhokseumawe meninjau Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Cut Mamplam Kecamatan Muara Dua pada hari selasa tanggal 5 Januari 2016. Tepatnya pada Kelompok Wanita Jeumpa. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat sejauhmana perkembangan kegiatan KRPL.Kegiatan KRPL di desa ini merupakan kegiatan yang bersumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) melalui Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Aceh. Kegiatan diversifikasi pangan melalui modernisasi aneka ragam pengolahan pangan lokal di tingkat rumah tangga dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap serta motivasi kelompok wanita untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan pendapatan keluarga; meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan kelompok wanita dalam menyiapkan, mengolah, menyajikan dan mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan.Kunjungan tim monev didampingi oleh Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Kota Lhokseumawe, Kasi. Penyuluhan dan Kelembagaan, Kasi Pengembangan SDM, pendamping KRPL Kota Lhokseumawe, dan Kepala BPP Muara Dua.Bapak Kabid mengharapkan agar kekompakan dan kerjasama dalam kelompok harus terus dipelihara sehingga kegiatan ini dapat terus berlanjut. Kelompok Wanita Jeumpa yang diketuai oleh Ibu Marwani beranggotakan 30 orang. Kelompok ini berdiri atas prakarsa dari kegiatan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Aceh yaitu kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) pada tahun 2015, dimana kegiatan intinya adalah optimalisasi pemanfaatan pekarangan yang didampingi oleh Penyuluh Desa Cut Mamplam, Yusranawati, S.Pi. Marwani mengungkapkan, sejauh ini kelompok wanita jeumpa selalu menjaga kekompakannya. Hal itu terlihat dari antusiasme anggota kelompok dalam memelihara demplot percontohan dan Kebun Bibit Desa (KBD). (Andria Afrida)