Loading...

Tingkatan Produksi Pangan, Kementan Fokus Produksi Padi dan Jagung

Tingkatan Produksi Pangan, Kementan Fokus Produksi Padi dan Jagung
[JAKARTA] Menghadapi ancaman dampak El Nino yang begitu kuat saat ini dan berdampak langsung penurunan produksi, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, untuk menekan impor agar dapat berswasembada, maka Kementan bersama semua pihak fokus pada produksi padi dan jagung untuk peningkatan produksi pangan khususnya padi jagung Tahun 2023-2024. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman di berbagai kesempatan mengatakan dulu kita pernah berswasembada, bahkan Indonesia pernah diberikan penghargaan oleh FAO karena berhasil swasembada dan sekarang saatnya kita harus melanjutkan. Penyuluh adalah pahlawan pangan dan garda terdepan swasembada pangan. Penyuluh jangan pernah mengeluh dan harus merubah mindset serta keluar dari zona nyaman kalau ingin berhasil,” ujar Mentan. Penyuluh dan para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan. Ingat, krisis pertanian akan menjadi krisis politik dan membuat pemerintah sulit berkembang, karena itu kita harus jaga bersama. Pangan adalah senjata kita dan kedepannya kita harus menekan impor bahkan harus bisa menyetop impor dan kita harus ekspor,” sambung Amran. Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan BPPSDMP Dedi Nursyamsi menyatakan dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi dan jagung di Jawa Timur serta untuk memotivasi para petani dan steakholder yang terkait, penyuluh pertanian merupakan garda terdepannya. karena itu, penyuluh adalah kunci keberhasilan program pembangunan pertanian melalui peningkatan produksi untuk mencapai swasembada. Penyuluh harus mendampingi petani dalam mencapai peningkatan produktivitas dan produksi padi dan jagung. Diharapkan para petani dan penyuluh pertanian dapat berkolaborasi dilapangan untuk mengenjot produksi dan produktivitas pertanian khususnya padi dan jagung untuk meraih kembali swasembada pangan,” ujar Dedi Nursyamsi. Sementara itu agenda Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan volume 05, bertemakan Peran Strategis Penyuluhan Pertanian Dalam Menggenjot Peningkatan Produksi Beras, dilaksanakan Selasa (06/02/2024), menghadirkan narasumber Entang Sastraatmadja yang merupakan Ketua harian HKTI Jabar. Pada paparan materinya Entang Sastraatmadja mengatakan kehormatan dan tanggungjawab penyuluh pertanian yaitu penyuluh pertanian sebagai guru, penyuluh pertanian sebagai obor kehidupan dan penyuluh pertanian sebagai problem solver. Penguatan kinerja penyuluhan pertanian dapat dilakukan dengan posisioning, produktivitas, sinergitas, jejaring, kontrol”. jelas Entang Sastraatmadja. Entang Sastraatmadja menambahkan, bahwa harga mati peningkatan produksi yaitu menuju swasembada, memperkuat jati diri penyuluh pertanian, peningkatan politik anggaran penyuluhan pertanian, keberpihakan pemda terhadap penyuluhan pertanian dan revitalisasi penyuluhan pertanian.hevymay