Loading...

TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DENPASAR TIMUR DENGAN KOMODITAS CABAI

TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DENPASAR TIMUR DENGAN KOMODITAS CABAI
Alih fungsi lahan sulit dibendung di area perkotaan. seperti halnya yang terjadi di Kota Denpasar, semakin lama lahan pertanian beralih fungsi menjadi perumahan. Sempitnya lahan garapan membuat komoditas pangan tidak lagi menjanjikan. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Pertanian, berupaya memperluas penanaman komoditas hortikultura sebagai komoditas alternatif selain padi yang sampai saat ini masih menjadi komoditas utama. Upaya perluasan ini ditunjukkan dengan diberikannya bantuan bibit cabai rawit sebanyak 2.300 bibit di Kecamatan Denpasar Timur. Jumlah tersebut dibagikan kepada dua (2) subak, yaitu Subak Paang, Kelurahan Penatih sejumlah 1.800 bibit, dan Subak Kedaton, Desa Dangin Puri Kelod sejumlah 500 bibit. Penyerahan bantuan bibit cabai diserahkan secara langsung oleh Kepala Seksi Hortikultura, Anak Agung Made Jaya Yudadnyana, SP (Gung Jaya), pada Selasa (18/8), didampingi oleh Koordinator Penyuluh Kecamatan Denpasar, beserta Penyuluh yang mewilayahi. Serah terima bertempat di area persawahan kedua subak tersebut. Gung Jaya, selaku Kepala Seksi Hortikultura, menyampaikan bahwa besar harapan pemerintah dengan adanya bantuan ini, petani memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dari komoditas hortikultura, dalam hal ini cabai rawit, dibandingkan dengan dari padi saja. Di tahun-tahun mendatang, Dinas Pertanian Kota Denpasar akan terus berupaya memperluas lahan hortikultura, tidak hanya dengan bantuan bibit, namun utamanya pendampingan para Penyuluh kepada petani secara berkesinambungan. Hal ini penting untuk membuka wawasan para petani, supaya tidak hanya menanam suatu komoditas karena kebiasan, melainkan berubah pola pikir, menjadikan bertani sebagai suatu bentuk usaha yang menguntungkan. Ditulis oleh : Marcella Wayan K.R., SP (PP Muda)