Loading...

Tomat Si Bulat Kaya Manfaat

Tomat Si Bulat Kaya Manfaat
Buah Tomat dengan banyak manfaat menjadi santapan setiap masyarakat. Kita mengenal tomat sebagi buah, sayuran maupun lalapan. Tomat buah biasa berbentuk bulat dengan bagian dasar mendatar bercita rasa yang sedikit manis, scenderung asem dengan bau yang khas tapi menyegarkan. Sebagai sayur, buah ini menambah citarasa tersendiri dalam setiap masakan. Selain disayur ada juga jenis tomat yang dijadikan lalapan. Buah Tomat mengandung nutrisi yang sangat tinggi, diantaranya antioksidan Likopen, Vitamin C, Potasium/Kalium, Folat dan Vitamin K. Berbagai sumber menyebutkan dengan mengkonsumsi buah tomat bisa menurunkan resiko penyakit jantung dan kanker karena kandungan antioksidan Likopennya. Vitamin C dalam buah tomat sangat baik bagi kesehatan kulit karena merupakan antioksidan yang bisa mencegah kendur dan keriput kulit.Berbagai varietas tomat telah dibudidayakan oleh petani Kecamatan Teras, saat ini petani banyak membudidayakan jenis Servo produksi dari panah merah. Tomat jenis ini mempunyai bentuk bulat berwarna hijau saat tua kemudian akan berwarna kuning dan merah saat sudah matang. Kulitnya lebih tebal sehingga lebih tahan lama dalam penyimpanan. Dengan rasa yang sedikit manis buah ini sangat segar untuk langsung dikonsumsi. Tanaman Tomat varietas servo ini di Kecamatan Teras telah terbukti lebih tahan penyakit dan menghasilkan produksi yang tinggi. Setiap pohonnya bisa menghasilkan sekitar 3-4 Kg, dengan 20 kali petik panen setiap masa tanamnya. Tomat banyak dibudidayakan di desa Sudimoro, Salakan, Teras dan Bangsalan.Sekitar dua Hektar lahan tomat tersebar khusus di Desa Sudimoro, lahan yang digunakan adalah lahan sawah yang ketersediaan airnya terpenuhi. Sebelum ditanami tomat biasanya lahan ditanami mentimun terlebih dahulu, menjelang akhir panen mentimun tanaman tomat baru ditanam. Pembudidaya tomat sebagian besar menggunakan sistim ini, menurut petani desa Sudimoro dengan menanani dahulu lahan dengan tanaman seperti mentimun sebelum tanaman utama (bisa cabe atau tomat), akan bisa menjadi naungan bibit tomat sampai bibit tomat ini bisa beradaptasi dan tumbuh besar, dengan luasan 1000 m2 bisa memanen timun sebanyak 6 ton. Setelah mentimun selesai dipanen, tanaman mentimun akan segera dibersihkan ketika tanaman tomat telah besar dan kuat menahan cekaman panas sinar matahari. Menurut azzami mitalom.com sistim tanam ini termasuk sistem tumpang gillir, yaitu pola tanam polykultur (campuran) antara dua jenis tanaman yang dilakukan secara bergiliran atau bergantian.Lahan untuk budidaya tomat di desa Sudimoro dipersiapkan untuk budidaya selama 2 tahun, pemakaian pupuk organik pada awal pengolahan lahan menggunakan sebanyak 2 Ton. Pupuk Kimia ditambahkan sesuai kebutuhan untuk menambah produktivitas hasilnya. Bibit tomat didapat dari Pembibitan dengan harga 60.000 per raknya berisi 200 bibit tanaman tomat, salah satu petani dengan lahan 1000 m2 membutuhkan bibit tomat sebanyak 1600 bibit. Kendala yang dihadapi dalam budidaya tomat antara lain ulat, trips, layu tanaman dan busuk buah.Tomat bisa dipanen setelah berumur 3 bulan, buah dipilih yang sudah berwarna merah atau kuning. Pemetikan dilakukan setiap 2 hari sekali, dari hasil wawancara dengan petani pembudidaya tomat varietas servo dengan luasan 1000 m2, pemetikan hasil penen bisa dilakukan 20 kali petik. Setiap petik bisa mendapat 6 - 8 keranjang, setiap keranjang berisi buah tomat sekitar 50 kg. Selanjutnya Tomat dijual ke pengepul dengan harga petani sekitar Rp 2000 � 6000/Kg. Harga terendah didapat pada saat panen melimpah, tapi hal ini yang tidak begitu mempengaruhi pembudidaya tomat, harapan utama mereka adalah tanaman tetap sehat sehingga hasilnya terus melimpah. (Penulis: Amriyah Sofiatun R, S.Pt, Penyuluh BPP Kecamatan Teras) � Referensi :https://mitalom.com/sistem-pola-tanam-tumpang-sari-polykultur/diakses tanggal 12 Oktober 2018https://panduanbertanam.blogspot.com/2016/04/bisnis-bertanam-tomat-di-lahan-satu.html, diakses tanggal 10 oktober 2018https://www.alodokter.com/9-manfaat-tomat-buah-yang-disangka-sayur.html. diakses tanggal 9 Oktober 2018https://id.wikipedia.org/wiki/Tomat, diakses tanggal 8 Oktober 2018 �