Loading...

TRADISI MASYARAKAT ALOR TENTANG TAHUN GANJIL GENAP ATAU TAHUN BAIK DAN TAHUN TIDAK BAIK

TRADISI   MASYARAKAT ALOR TENTANG TAHUN GANJIL GENAP ATAU  TAHUN BAIK DAN TAHUN TIDAK BAIK
TRADISI MASYARAKAT ALOR TENTANG TAHUN GANJIL GENAP ATAU TAHUN BAIK DAN TAHUN TIDAK BAIK Masyarakat Alor sejak jaman dahulu, memiliki satu tradisi bercocok tanam yang sangat terikat dengan kepercayaan pada Alam, dimana masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani terkhusus pada lahan kering, Pada dasarnya tahun baik dan tahun tidak baik itu sama-sama memiliki curah hujan yang baik, namun taradisi atau budaya masyarakat ini, dipercaya bahwa” tahun ganjil atau tahun tidak baik “ ditandai dengan serangan hama yang sangat tinggi seperti ”Tikus, burung, babi hutan dll” dan yang menjadi perbedaan adalah Tahun genap itu tanaman yang tdak di rawat atau tumbuh dalam semak-semak yang tdak dibersihkan namun bisa berbuah dengan baik, namun jika ditahun ganjil tanaman yang ada didalam kebun dan dibersihkan sekeliling kebun sampai bersihpun tetap di makan habis oleh hama. Maka dimana pada tahun ganjil/tidak baik masyarakat hanya bisa bercocok tanam jagung saja, jika memasuki tahun genap/tahun baik baru bisa menanam padi ladang dan jagung dan atau tumpang sari dengan tanaman lain ... Ayooo...mari kita tanya pemahaman masyarakat atau cerita tradisi ini,,, TENTANG TAHUN GANJIL GENAP ATAU TAHUN BAIK DAN TAHUN TIDAK BAIK,,,, Masyarakat alor khusus yang gunung besar mulai dari Lembur, alor selatan sampai kolana percaya bahwa di ” tahun ganjil atau tahun tidak baik “ mereka tidak menanam padi ladang sama sekali kecuali jagung dan kacang-kacangan, karena jika ada yang melawan tradisi ini maka sia-sia saja usaha mereka karena akan mengalami gagal panen bahkan bisa saja gagal tanam..hal ini dipercaya masyarakat disini bahwa khusus ” tahun ganjil/tahun tidak baik “ jangankan gagal panen baru tanam benih saja sudah di koret makan abis oleh tikus bagaimana bisa tumbuh,, kerena pada jaman itu masyarakat tidak punya stok/persediaan benih yang cukup dan hanya menggunakan benih lokal saja. Sedangkan untuk jagung walaupun serangan tikus tinggi tetapi masih dapat disulam karena kalau jagung sudah keluar daun dan akar maka sudah bisa bertahan hidup dan tikus sudah tidak mau makan lagi walaupun resikonya saat berbuah harus di jaga ketat setiap malam.. Nah.. apa sih..! TAHUN GANJIL GENAP ATAU TAHUN BAIK DAN TAHUN TIDAK BAIK itu ???? Hayooo!! Ikuti terus pemahaman mereka... Fersi pertama Ada sebagian masyarakat dari berbagai tempat dialor yang mengatakan bahwa tahun ganjil dilihat pada kalender jika pada kalender tahun itu khusus bulan pebruari sampai tanggal 29 maka itu disebut tahun ganjil/tidak baik, akan tetapi jika pada tahun itu bulan pebruari tanggalnya sampai tanggal 28 maka disebut tahun baik/genap Fersi kedua jaman dulu ada kebun atau tanah suku yang besar yang hanya diolah setiap lima tahun keatas dimana kebun suku ini ibarat simpanan yang ditanam dan hasilnya dipanen untuk kebutuhan besar dalam suku tertentu dan hasilnyapun akan melimpah karena luasan lahan yang besar dan itu di artikan sebagai tahun baik.. fersi ketiga ada juga yang mengatakan bahwa tahun ganjil adalah saat dimana, contoh persiapan lahan pada tahun 2018 dan panen nanti pada tahun 2019 maka itu dikatakan tahun ganjil/tahun tidak baik jadi jangan tanam padi ladang kalau jagung ubi kacang-kacangan dan tanaman lain bisa di tanam. Sebaliknya jika persiapan lahannya pada tahun 2019 dan akan tiba waktu panen di tahun 2020 maka itu di sebut tahun genap/tahun baik maka perlu persiapan lahan yang besar ada yang memiliki dua sampai tiga kebun dan harus cari lahan bukaan baru yang sudah lama di biarakan yang telah tertimbun banyak unsur hara tanah sehingga dapat memperoleh hasil yang baik dan itu yang dikerjakan untuk tanam dengan padi sedangkan jagung cukup untuk batas-batas kebun atau sisipan karna dominannya adalah tanaman padi.. fersi keempat Tanda-tanda alam .. Ditandai dengan tanda alam seperti buah nangka dan mangga kalu berbunga sarat dan lebat maka itu menandakan tahun baik karena 2 jenis tanaman ini biasa berbuah sebelum persiapan lahan tiba. Ada orang-orang tertentu yang meramal dari terbitnya matahari jika matahari dari tebit hingga terbenam pada tempat yang sudah mereka tanda sebagai tahun baik dan tidak Ada yang melihat ikan paus yang menandakan ekor klu di angkat maka potong kebun kalu pukul laut maka harus tanam artinya tidak lama lagi akan datang hujan. Kesimpulan dari cerita tradisi ini adalah .. Jika hasilnya panen menurun karena faktor alam maka itu disebut tahun tidak baik Sebaliknya jika hasil panen baik dan meningkat maka itu disebut tahun baik Demikian cerita singkat yang kami peroleh dari masyarakat semoga ada info dari sumber lain untuk melengkapi cerita dari tradisi masyarakat alor yang sudah turun temurun............ PENULIS : FRANSISKUS X. KATFA, SST ADMIN SMIPP BPP AOR TIMUR LAUT