Loading...

TRADISI LABUHAN DI KABUPATEN NGAWI

TRADISI LABUHAN DI KABUPATEN NGAWI
Ngawi, 05 Nopember 2014, turunya hujan pada penghujung musim kemarau merupakan saat yang paling di nanti-nanti oleh petani di kabupaten Ngawi untuk memulai sebar benih padi dan persiapan olah lahan MT.I TH.2015. Di beberapa wilayah pertanian di Kabupaten Ngawi mengandalkan pengairan dari waduk yang tentunya sangat di pengaruhi oleh turunya hujan. berbagai upaya mulai di lakukan untuk mensikapi belum turunya hujan di sebagaian besar wilayah Kabupaten Ngawi. Salahsatu tradisi yang masih di lestarikan adalah LABUHAN. Labuhan adalah kegiatan selamatan/sedekah bumi yang di laksanakan di tengah sawah dengan melibatkan petani dan tokoh agama(ISLAM). Mereka berdoa bersama kepada Allah agar segera di turunkan hujan guna melaksanakan sebar benih dan persiapan olah lahan. Biasanya waktu dan di tempat di tentukan oleh tokoh masyarakat setempat dengan berpatokan pada perhitungan kalender jawa. Sejalan dengan apa yang di sampaikan oleh Sdr. Paiman ketua Poktan Mugo Lestari ds. Sidokerto Kec. karangjati, waktu untuk melaksanakan Labuhan harus tepat dengan harapan segera turun hujan.AGUS PASIANTO_ADMIN NGAWI