Loading...

TRANSPARANSI KUNCI KEMAJUAN KELOMPOK TANI KARANG DUWET 2 DESA WINONG, BOYOLALI

TRANSPARANSI KUNCI KEMAJUAN KELOMPOK TANI KARANG DUWET 2 DESA WINONG, BOYOLALI
TRANSPARANSI KUNCI KEMAJUAN KELOMPOK TANI KARANG DUWET 2 DESA WINONG, BOYOLALI Kelompok Tani Karang Duwet 2 merupakan salah satu kelompok diantara 16 kelompok tani di Desa Winong. Kelompok ini merupakan kelompok yang aktif dan maju. Secara kelembagaan kelompok tani Karang Duwet 2 termasuk kelas kelompok Madya (Penilaian Tahun 2015). Kelompok Karang Duwet 2 baru saja melaksanakan suksesi kepengurusan dengan ketua Joko Santoso. Kelompok Karang Duwet 2 memiliki banyak sekali kegiatan dan program. Hal ini terlihat ketika pertemuan kelompok tani yang dilaksanakan pada Hari Sabtu, 16 Januari 2016 bertempat di rumah Bapak Purwadi. Pertemuan dilaksanakan pada malam hari yaitu pukul 19.30 wib. Walaupun malam hari, penyuluh pendamping senantiasa hadir mendampingi petani. Pertemuan berisi laporan perkembangan setiap seksi-seksi yang mencerminkan kegiatan kelompok tani karang Duwet 2 Seksi sapi, selama ini mengelola gaduhan sapi kelompok. Setiap anggota menanamkan saham senilai 3 juta rupiah dan dibelikan sapi untuk digaduhkan kepada anggota kelompok. Setiap minimal 3 bulan maksimal 6 bulan sapi tersebut dijual. Keuntungan yang diperoleh dialokasikan 10% untuk kelompok, 90% untuk anggota. "berkat gaduhan sapi ini anggota kelompok merasa ringan dan bagi hasilnya sangat menguntungkan. Kalau menggaduh diluar kelompok bagi hasilnya 60%" demikian disampaikan Bapak Purwadi selaku seksi sapi. Adalagi seksi rumput, Kelompok menyewa tanah kas desa senilai Rp.1.100.000,-/tahun. Tanah tersebut ditanami rumput dan hasilnya dijual ke anggota. "kegiatan seksi rumput ini bisa memberikan penghasilan kas kelompok" Indrato selaku seksi rumput. Selain itu kelompok tani Karang Duwet 2 mendapat kepercayaan dari Bank BRI untuk mengelola kredit KKPE (Ketahanan Pangan dan Energi) senilai 355 Juta Rupiah. Kredit ini sudah kedua kalinya diterima oleh kelompok Tani Karang Duwet 2. "Kredit ini sangat membantu perkembangan usaha peternakan anggota" menurut Pak Atok selaku bendahara kelompok "Kelompok tani kalau sudah dipercaya bank merupakan kelompok yang baik, karena untuk mendapatkan kepercayaan bank tidaklah mudah. Untuk itu saya berharap kepercayaan ini dijaga, jangan sampai ada kredit macet. Kalau ada satu anggota yang macet akan berpengaruh terhadap yang lain" demikian disampaikan Aris Fajar Rokhani pada kesempatan tersebut. Salah satu kunci keberhasilan kelompok tani Karang Duwet 2 Adalah transparasi pengelolaan keuangan. Laporan dilakukan secara rutin pada pertemuan kelompok. Hal ini merupakan tradisi yang bagus dan baik sehingga kesolidan kelompok senantiasa terjaga. Anggota Kelompok Tani Karang Duwet 2 saat ini tercatat berjumlah 46 anggota, namun yang aktif hanya 19 orang. Hal ini disampaikan Bapak Purwadi. "Kelompok kami memang ada yang aktif dan pasif. Yang menjadi masalah adalah bagi anggota kelompok yang pasif. Hal ini berhubungan dengan kebutuhan pupuk. Kami khawatir kalau mereka yang pasif tidak dimasukkan di kelompok mereka nanti mereka ngak dapat pupuk bersubsidi". Atas masalah tersebut disarankan oleh penyuluh pendamping untuk memberikan pengertian dan pendekatan kepada anggota yang pasif tentang pentingnya kelompok tani. (Aris Fajar Rokhani)