Loading...

Tumpang Sari Tanaman Jagung Dengan Kacang Tanah

Tumpang Sari Tanaman Jagung Dengan Kacang Tanah
Sekarang ini untuk memaksimalkan penggunaan lahan dan meningkatkan pendapatan,maka kelompok tani Ulak Gajah dan kelompok tani Sekeladi Jaya di kepenghuluan Sekeladi Hilir kecamatan Tanah Putih kabupaten Rokan Hilir menerapkan budi daya dengan teknik tumpang sari.Tumpang sari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dan waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman. Untuk dapat melaksanakan teknik tumpang sari dengan baik, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Salah satu syaratnya adalah tanaman tumpang sari harus bisa mendukung perkembangan tanaman lain dan tidak saling bersaing dengan negatif. Salah satu model tumpang sari yang tanamannya saling bersinergi adalah tumpang sari antara jagung dan kacang tanah. Hal ini dikarenakan tanaman kacang tanah mampu melengkapi kebutuhan nitrogen yang dibutuhkan tanaman jagung untuk menunjang pertumbuhan tingginya. Untuk melakukan tumpang sari antara tanaman jagung dan kacang tanah ini sebaiknya dipilih bulan yang sudah memasuki musim kemarau, karena kemarau yang panas justru baik untuk pertumbuhan tanaman jagung dan kacang tanah. Berikut merupakan tahap-tahap dalam pelaksanaannya: Pengolahan tanah Tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 10-15 cm. Selanjutnya dibuat guludan, arah guludan menghadap barat timur atau disesuaikan dengan kondisi lahan. Lebar guludan 170-180 cm dan panjang sesuai dengan kebutuhan. Antara guludan dibuat saluran 20-30 cm untuk mengalirkan air. Penanaman Pada pola tumpang sari ini, kacang tanah ditanam terlebih dahulu sebelum menanam jagung. Jarak tanaman kacang tanah adalah 25 x 25 cm. Kacang ditanam pada lubang tanam dengan kedalaman sekitar 3 cm dan diisi 2 benih kacang pada tiap lubangnya (model ditugal). Selanjutnya, tunggu hingga tanaman kacang tanah memiliki beberapa daun atau berumur sekitar 3 minggu. Setelah itu baru dibuat lubang di atas guludan untuk menanam jagung. Benih jagung yang akan ditanam sebelumnya dilakukan seed treatment. Lubang tanam dibuat sedalam 2-3 cm dengan cara tugal, dengan jarak antar barisan tanaman 200 cm dan jarak dalam barisan 40 cm. Sehingga dalam setiap guludan terdapat 1 baris tanaman jagung dan 5 baris tanaman kacang tanah. Tunggu beberapa hari maka jagung akan tumbuh dengan subur bersama dengan tanaman kacang tanah. Akar jagung yang bersimbiosis dengan kacang tanah akan langsung menyerap nitrogen sebanyak-banyaknya sehingga cepat tumbuh besar. Kalau sudah ditami jagung, maka anda bisa sesekali melakukan pengairan pada bedengan dengan interval 10-14 hari sekali. Pemupukan Pemupukan dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada saat tanam dan pada saat tanaman telah berumur 1 bulan. Dosis pupuk keseluruhan yang digunakan adalah untuk jagung 120 kg Urea, 65 kg SP36 dan 50 kg KCL. Sedangkan, dosis pupuk untuk kacang tanah adalah 40 kg Urea, 80 kg SP-36. Cara pemupukan yaitu semua pupuk yang akan diberikan dicampur jadi satu, kemudian dibuat larikan dekat barisan tanaman (sekitar 5 cm dari barisan tanaman dengan kedalaman antara 5-7 cm), pupuk ditabur sepanjang larikan kemudian ditutup kembali dengan tanah. Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan tanaman meliputi penyulaman, penyiangan dan pembumbunan. Penyulaman untuk tanaman jagung dilakukan antara 4-7 hst, sedangkan untuk kacang tanah antara 5-10 hst. Penyiangan dan pembumbunan dilakukan paling tidak sebanyak dua kali atau menyesuaikan dengan kondisi gulma. Pada penyiangan kedua sekaligus dilakukan pembumbunan yaitu dengan menggemburkan tanah dan menaikkan tanah ke sekitar batang. Pemanenan Masa panen kacang tanah adalah sekitar 3 bulan sedangkan jagung adalah 3,5 bulan, sehingga kacang tanah akan dipanen terlebih dahulu. Panen kacang tanah dilakukan dengan jalan mencabut. Untuk menghindari banyak polong yang tertinggal dalam tanah maka diusahakan panen pada saat tanah lembab atau basah. Sementara itu, jagung dipanen dengan cara menyabit batang jagung setinggi pinggang, kemudian jagung langsung dipetik dan dikupas klobotnya dijemur sampai kadar air 12%.