Loading...

UBI SHOLIKIN HASIL PENEMUAN PETANI REMBANG

UBI SHOLIKIN HASIL PENEMUAN PETANI REMBANG
Ubi jalar atau ketela rambat atau “sweet potato” diduga berasal dari Benua Amerika. Para ahli botani dan pertanian memperkirakan daerah asal tanaman ubi jalar adalah Selandia Baru, Polinesia, dan Amerika bagian tengah. Nikolai Ivanovich Vavilov, seorang ahli botani Soviet, memastikan daerah sentrum primer asal tanaman ubi jalar adalah Amerika Tengah. Ubi jalar mulai menyebar ke seluruh dunia, terutama negara-negara beriklim tropika pada abad ke-16. Orang-orang Spanyol menyebarkan ubi jalar ke kawasan Asia, terutama Filipina, Jepang, dan Indonesia. Di kabupaten Rembang khususnya di desa Pasedan wilayah Balai Penyuluhan Bulu ada seorang petani inovatif yang bernama Ahmat Sholikin, beliau nenemukan ubi jalar sholikin. Varietas Sholikin ini sudah banyak di kembangkan di Kabupaten Rembang dan daerah lain seperti pati, dan tuban. Dengan adanya varietas ini kesejahteraan petani ikut meningkat, hal ini dikarenakan ubi ubi jalar ini cukup besar beratnya bisa mencapai 1,5 s/d 2 kg per umbi dan 1 pohon bisa menghasikan 1 s/d 2 ubi. Kelebihanya yang lain dagingnya tidak berserat dan berwarna putih. Ubi jalar sholikin ini biasanya ditanaman pada MT II dan III dan sangat digemari oleh para petani karena perawatannya mudah dan hasilnya melimpah. Rata-rata produksi antara 35 s/d 50 Ton / Ha, menurut Ahmat Sholikin kalau harga ubi jalar bagus, sekali tanam sekitar 105 hari bisa menghasilkan keutungan bersih 40 juta. Dengan penemuannya ini Ahmat Sholikin Mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Rembang Sebagi Petani Teladan Peringakat I Pada tahun 2014. Semoga Ahmat Sholikin dapat memberikan inspirasi terhadap petani di Kabupaten Rembang untuk terus berkarya dan berinovasi.