Keadaan tanaman Ubikayu dimasa pandemi ini, panen agak terlambat namun pasti berhasil dengan baik walaupun produksinya kurang meningkat. Pada saat pengambilan ubinan yang dilakukan oleh Petugas statistik bersama UPT Kuta Selatan pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2020, kondisi tanaman daunnya masih lebat, namun hujan sudah mulai berhenti. Pada musim ini keadaan mulai turunnya hujan yang biasanya pada bulan nopember sudah lebat sehingga sudah bisa tanam namun pada musim ini tanaman mulai ditanaman pada bulan Desemer 2019, sehingga panen baru optimal pada bulan agustus dan september 2020. Dengan demikin jika masih turun hujan menyebabkan umbi lebih besar sehingga produksi optimal. Ubinan yang diambil dari jenis ubikayu lokan putih memperoleh berat sekitar 11 Kg ubikayu jenis ini hasilnya memang lebih rendah dari jenis batang agak coklat yang disebut ubi bojog (nama setempat) yang bisa mencapai 16 Kg. dengan harga 5000 rupiah - 6000 rupiah per Kg, maka nilai produksi dari hasil ubikayu saja dapat mencapai antara Rp. 88 Juta/ Ha - Rp. 128 Juta /Ha. Ubinan ini dilaksanakan pada tanaman ubikayu di kebun bapak I Made Rosin, Kelompoktani Selonding br. Dinas Kangin Pecatu Kecamatan Kuta selatan Kabupaten Badung Bali, dengan kondisi kebun tumpangsari dengan tanaman jeruk. I Nengah Sujana,SP (Penyuluh Pertanian Madya)