Loading...

Ubinan di Lahan REL Provinsi Jawa Tengah

Ubinan di Lahan REL Provinsi Jawa Tengah
KENDAL - Dinas Pertanian dan Perkebunan (DISTANBUN) Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan Kegiatan Research and Extension Linkage (REL) yang bersumber dari Dana Dekonsentrasi BPPSDMP Kementerian Pertanian. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara peneliti, penyuluh yang ada di DISTANBUN Prov. Jateng dan BPTP Jawa Tengah untuk melakukan penerapan inovasi teknologi pada sistem pertanian yang didukung oleh berbagai pemangku kepentingan seperti lembaga pembiayaan, sarana produksi dan pemasaran yang hasil akhirnya dibuat rekomendasi untuk pelaksanaan paket teknologi yang diterapkan. Kegiatan REL berlokasi di Kelompok Tani Rahayu, Candiroto, Kendal. Penerapan teknologi yang digunakan yaitu penanaman komoditas padi dengan menggunakan teknologi Jajar Legowo Super. Kamis (02/11) telah dilakukan ubinan di lokasi lahan REL. Tujuan dilaksanakan ubinan untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman, dilakukan saat tanaman berumur 84 HST. Langkah-langkah pelaksanaan ubinan di lokasi kaji terap: Memilih pertanaman yang seragam dan dapat mewakili penampilan hamparan, baik dalam segi pertumbuhan, kepadatan tanaman, maupun kondisi terakhir yang ada di lapangan Menentukan luasan ubinan, minimal dua set jajar legowo yang berdekatan Menandai luasan yang akan diubin menggunakan ajir Memanen pada luasan ubinan tersebut, rontokkan gabahnya dan bersihkan dari kotoran Mengulangi pelaksanaan ubinan dengan menggunakan minimal 2 atau lebih ulangan. Adapun plot ubinan adalah dengan memilih tanaman legowo sepanjang 5 m x 2,30 m atau 11,5 m2. Setiap petak dilakukan 3 (tiga) kali ulangan Menimbang gabah dan ukur kadar air saat panen Hasil perhitungan dari kegiatan ubinan menjadi dasar untuk pengambilan rekomendasi paket teknologi REL. (Herning_PP)