Loading...

UBINAN PADI DEM AREA CAPAI 99,2 KWT PER HEKTAR

UBINAN PADI DEM AREA CAPAI 99,2 KWT PER HEKTAR
Wilayah Kcematan Butuh Kabupaten Purworejo merupakan wilayah yang sering sekali kena dampak banjir , yang sering merugikan para petani .Oleh karena guna peningkatan produktivitas serta mensukseskan Upsus padi dibuatkan Dem Area penanganan dampak perubahan iklim. Ubinan dem area penanganan dampak perubahan iklim dilaksanakan tanggal 1 Agustus 2018 di kelompok Tani Tani Agung Toya Wijoyo Desa Kedungagung, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Kegiatan ubinan dihadiri oleh segenap instansi dari berbagai elemen antara lain Petugas Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Temanggung dan Petugas POPT Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo beserta jajaranya, Camat Butuh, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Butuh, Danramil Kecamatan Butuh, seluruh anggota kelompok tani tani Agung Toya Wijoyo beserta undangan.Dampak perubahan iklim bagi anggota kelompok tani Tani Agung Toya Wijoyo khususnya dan masyarakat desa Kedunggung dan sekitarnya sangat dirasakan. Pada saat musim penghujan jumlah debit air sangat besar sehingga sangat rentan mengalami kebanjiran baik di area perkampungan dan areal persawahan. Dampak banjir berpengaruh pada pola tanam kelompok tani Tani Agung Toya Wijoyo dengan beberapa kali tanam padi,sehingga berpengaruh juga terhadap tingginya biaya produksi yang harus dikeluarkan. Dengan kegiatan dem area penanganan dampak iklim dikelompok tani Tani Agung Toya Wijoyo diharapkan mampu meminimalisir dampak buruk dari perubahan iklim yang ektrim. Kegiatan ubinan dilaksanakan di lahan sawah kelompok tani Tani Agung Toya Wijoyo dengan mengambil sampel sejumlah 3 titik pada lahan sawah milik Bapak Toni, Bapak Yoso dan Bapak Ngadiso. Ubinan dilakukan dengan ukuran panjang 2,5 m x 2,5 dengan menghitung jumlah rumpun, jumlah anakan, jarak tanamandan menimbang hasil pengukuran. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ubinan ini antara lain lahan sawah milik bapak Toni menghasilkan jumlah rumpun 81 , jumlah berat 6,2 kg, jika dikonversikan dalam hektar menjadi 99,2 kw/ha. Lahan sawah milik bapak Yoso menghasilkan jumlah rumpun 90, jumlah berat timbangan 5,15 kg jika dikonversikan dalam hektar menjadi 82 ,4 kw/ha. Lahan sawah milik bapak Ngadiso menghasilkan jumlah rumpun 81, jumlah berat timbangan 5 kg jika dikonversikan dalam hektar menjadi 80 kw/ha. Jumlah rata-rata hasil ubinan adalah 87,2 kw/ha. Hasil ubinan yang diperoleh menunjukkan bahwa produksi padi diwilayah kelompok tani Tani Agung Toya Wijoyo termasuk tinggi. Dengan penanganan dampak perubahan iklim dapat memberikan peningkatan produktivitas dan produksi yang nyata,semoga bisa sebagai pengetahuan baru bagi petani.Oleh : Sumarjono,SP .Penyuluh Pertanian MadyaBPP Kecamatan Butuh .DINPPKP Kabupaten Purworejo