Sejalan dengan tekad Pemerintah yang saat ini sedang dilakukan Upaya Khusus (Upsus) untuk mewujudkan Swasembada PAJALE (Padi, Jagung dan Kedelai) melalui dukungan pendampingan petani oleh penyuluh, babinsa dan segenap pihak yang terkait. Untuk target 2016 Kab. Bangkalan menargetkan luas tanam padi sebesar 39.370 Ha, yang sampai dengan saat ini masih tercapai 27.870 Ha. Oleh karena itu berbagai cara di tempuh pemerintah kabupaten Bangkalan dalam hal ini Dinas Pertanian dan Peternakan, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan serta Kodim 0829 Bangkalan bekerjasama dengan STTP Malang dan BPTP Ketindan melakukan uji coba varietas toleran untuk lahan ROB di Kecamatan Modung.Sabtu, 30 Januari 2016 semua komponen yang bergabung di BKP3, Dipertanak dan Kodim 0829 melakukan pencanangan dan penanaman perdana padi di lahan ROB. Acara ini secara resmi di buka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Bangkalan. Desa Karanganyar Kec. Modung dipilih sebagai lokasi uji coba karena mempunyai potensi lahan yang besar, sekitar 300 Ha yang meliputi 2 desa terdekat. Varietas yang pakai sebagai uji toleran adalah 7 varietas baru yaitu, Inpara 1, Inpara 2, Inpara 3, Inpara 4, Inpara 5, Dendang, Banyuasin; varietas tahan genangan Inpari 30 dan Way apo, serta varietas yang biasa ditanam oleh petani setempat yaitu Ciherang, Ir 64. Penanaman perdana secara langsung dilakukan oleh Kepala Dipertanak, Perwakilan BPTP, Dandim 0829, Kabid. Penyuluhan BKP3, Kapolsek Modung dan Kabid Sapras Dipertanak. Kasmiati, Penyuluh BPTP mengharapkan hasil terbaik dari varietas yang ditanam di Modung akan sebarluaskan ke kecamatan lain, karena potensi lahan ROB yang bisa dikembangkan juga ada di kecamatan Arosbaya dan Klampis sehingga harapnnya target tanam padi bisa terpenuhi dan akan mendukung program pemerintah untuk swasembada Pajale. Admin Cyber Bangkalan: Moh. Hairus Sholeh