Unit Pengolahan Pupuk Organik (Uppo) Kelompok Ternak Sapi Tani Maju
UNIT PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK ( UPPO ) KELOMPOK TERNAK SAPI “ TANI MAJU “ DAHROMO I, SEGOROYOSO, PLERET Kelompok ternak sapi “ TANI MAJU “ Dahromo I, Segoroyoso, Pleret berdiri pada tahun 2009 dengan jumlah anggota 67 0rang dengan jumlah ternak sebanyak 124 ekor. Pada tahun 2018 kelompok mendapat bantuan Program UPPO ( Unit Pengolahan Pupuk Organik ) dari Departemen Pertanian senilai 200 juta rupiah untuk pengadaan 10 ekor bibit sapi betina, 1 unit kandang kapasitas 10 ekor, 1 unit rumah kompos, 1 unit penggiling kompos dan 1 unit kendaraan roda tiga. Kotoran sapi yang sebelumnya tidak diproses menjadi bokashi dengan adanya bantuan Program UPPO kelompok ternak mengelola kotoran sapi dari anggota untuk di proses menjadi pupuk organik padat ( POP ). Cara pembuatan pupuk organik padan yang dilakukan kelompok ternak menggunakan 2 ( dua ) cara yaitu : Menggunakan Starter Cair ( EM4, dll ) Cara ini dilakukan pada musim kemarau dimana kotoran sapi dalam keadaan kering lebih cocok menggunakan starter cair adapun caranya sebagai berikut : Kotoran sapi di masukkan dalam rumah kompos Membuat larutan air 10 liter + 5 tutup EM4 + gula 5 senduk makan Siramkan larutan pada kotoran yang akan diproses dan aduk agar merata ( sebagai indikator jika dikepal campuran sudah tidak berubah berarti sudah cukup ) Buat gundukan setinggi lebih kurang i ( satu ) meter kemudian tutup dengan terpal Setelah satu minggu dibuka dan campuran kompos dibolak balik, jika terlalu kering agar disiram dengan campuran larutan EM4 agar llembab dan dilakukan pembalikan dan penambahan larutan seminggu sekali . Pupuk kompos setelah minimal 3 minggu pemrosesan sudah jadi dan jika menginginkan hasil yang lebih baik dapat diproses sampai satu bulan. Setelah Proses pembuatan bukasi selesai hasil pupuk kompos/organik dapat digiling agar halus dan dapat dikemas untuk dipasarkan. Menggunakan Starter Kering ( Stardec , dll ) Penggunaan starter kering lebih cocok digunakan pada musim hujan karena pada musim hujan keadaan kotoran basah, jika menggunakan starter cair campuran akan lebih basah sehingga kemungkinan proses fermentasi akan terganggu karena kompos akan menjadi busuk. Cara pembuatan pupukkompos ( Bokashi ) menggunakan starter kering : Bahan : 500 kg pupuk kandang 1 kg Stardec ( starter kering ) 5 - 10 kg dedak/ bekatul 1 zak gamping mil Pupuk kandang diratakan setinggi lebih kurang 50 Cm Gamping mil ditabus secara merata Penulis Sukarno,A.Md