Loading...

UNSUR HARA DAN PEMUPUKAN TANAMAN TEH

UNSUR HARA DAN PEMUPUKAN TANAMAN TEH
Unsur hara dan pemupukan tanaman teh sangat diperlukan oleh tanaman teh. Adapun mengenai hal tersebut adalah sebagai berikut : UNSUR HARAIrama penyerapan unsur hara oleh setiap tanaman berbeda-beda. Tanaman teh dipetik teratur setiap seminggu sekali sehingga penyerapan unsur hara pun akan mengikuti irama pemetikan. Oleh karena itu hal penting dalam pemupukan adanya curah hujan di antara dua waktu pemupukan, serta waktu penyerapan oleh tanaman. Waktu pemupukan terbaik yaitu pada kondisi di mana jumlah curah hujan antara 60 – 200 mm/minggu. Kurang dari 60 mm/minggu menyebabkan unsur hara dari pupuk belum dapat di serap dengan sempurna, karena belum terurai secara keseluruhan. Sedangkan lebih dari 200 mm/minggu sebagian akan larut terbawa aliran air. PEMUPUKANPupuk nitrogen sangat penting bagi tanaman teh. Pupuk tersebut biasanya diberikan dalam bentuk ZA atau Urea yang mengandung nitrogen (N). Sementara itu, pupuk buatan yang mengandung fosfor (P) diberikan berupa double super phosphate (DS) yang mempunyai reaksi asam, Penentuan dosis pupuk bagi tanamn teh berdasarkan kondisi tanaman dan lingkungan yang mempengaruhinya.Menurut Pusat Penelitian Teh dan Kina telah merekomendasikan pemupukan teh berdasarkan tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM). Untuk mengoptimalkan serapan hara oleh tanaman diperlukan dosis yang tepat.Dalam rangka pemupukan perlu mempertimbangkan dosis yang tepat agar kehilangan pupuk dapat diperkecil sehingga dapat menunjang produktivitas yang ingin di capai. Namun demikian untuk mempermudah pemberian pupuk di lapangan pedoman umum untuk dosis pemuoukan sudah harus ditetapkan baik untuk tanaman TBM maupun tanaman TM. Dalam rangka aplikasi pupuk di lapangan dapat mengacu pada hal sebagai berikut :1. Pemakaian pupuk yang tepat kombinasi dan dosis yang sesuai dengan perkiraan produktivitas yang ingin di capai. Perkiraan pupuk didasarkan atas analisis tanah, sedang dosis di susun berdasarkan hasil penelitian kurva tanggapan.2. Jenis pupuk yang tepat sesuai dengan rekomendasi dan pencampuran didasarkan atas ketersediaan pupuk NPK dan pupuk tunggal.3. Waktu pupuk yang tepat sesuai dengan rekomendasi dan pencampuran didasarkan atas ketersediaan pupuk NPK dan pupuk tunggal.4. Harus tepat cara pemupukan pada daerah akar yang aktif sekitar 30 – 40 cm dari perdu teh pada kedalaman tanah 10 – 15 cm. Pada tanah miring pupuk diberikan pada rorak yang di bangun, sedangkan pada tanah datar diberikan pada bekas garitan sekeliling tanaman TBM. Pupuk dapat juga ditaburkan pada tanah datar/landai pada kebun yang tanaman tehnya sudah menutup. Beberapa usaha agar pemberian pupuk efisien perlu dilakukan dengan memperbesar daya sangga tanah melalui peningkatan bahan organik dengan mulsa dan pencegahan erosi. Caranya dengan mempertahankan sisa pangkasan berada di kebun. Selain memperbesar daya sangga tanah perlu meningkatkan perlindungan tanaman dengan cara :1. Penanaman tanaman pupuk hijau pada tanamn TBM.2. Penanaman tanaman pelindung tetap pada pertanaman teh di bawah elevasi 900 m.3. Penanaman tanaman yang berfungsi menahan tiupan angin kencang.Diharapkan pemakaian pemupukan yang tepat kombinasi, jenis, waktu, cara pemupukan, dan peningkatan daya sangga tanah produktivitas tanaman teh dapat dipertahankan dengan efisien dan berkelanjutan. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP)Sumber Bacaan :1. Dedi Soleh E, dkk. 2010. Budidaya dan Pascapanen Teh. Eska Media Bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Kementerian Pertanian. Bogor.2. Gambar berasal dari Google tentang tanaman teh.