Loading...

UPAYA PENANGGULANGAN KERACUNAN FE ( BESI ) DI KELURAHAN LAOSU KECAMATAN BONDOALA SULAWESI TENGGARA

UPAYA PENANGGULANGAN KERACUNAN FE ( BESI ) DI KELURAHAN LAOSU KECAMATAN BONDOALA SULAWESI TENGGARA
Kepala BP4KKP Kab. Konawe (Muh. Akbar, SP, M.Si) pada tgl 29 Februari 2016, meninjau pertanaman padi sawah seluas 30 Ha di Kel. Laosu Kec. Bondoala Kab. Konawe yang mengalami pertumbuhan terhambat atau tidak normal bahkan mati pada umur 14 HST. Lahan tersebut sudah tiga kali ditanami sejak bulan Januari 2016 tetapi selalu gagal/mati, begitu juga bibit dipersemaian pertumbuhannya tidak normal bahkan mati pada umur 10 HST, sehingga membuat petani kesal dan putus asa. Pengamatan sementara dari hasil tester PH tanah 4,5 begitu pula PH air 4,5 ( PH rendah/kemasaman tanah tinggi) dimana air dipetakan sawah berkarat, terindikasi tercemar FE dan pengaruh intrusi air laut ditandai pertumbuhan tanaman padi terhambat, perakaran sedikit dan membusuk. Dari hasil peninjauan dan pengamatan kepala BP4KKP Kab. Konawe yang didampingi Koordinator PPOT Kab. Konawe Nandang Permana dan Koordinator Penyuluh BP4KKP Kab. Konawe Yassir Arafat, SP, M.Si. menyarankan kepada petani di Kel. Laosu untuk melakukan perbaikan lahan ( Ameliorasi lahan ) dengan cara :- Pencucian lahan- Pemberian Dolomit 300 – 700 Kg/Ha- Pemberian pupuk kandang 1 Ton/Ha- Pemberian pupuk kalium 50 – 100 Kg/Ha- Mengurangi dosis pupuk N Pada kesempatan tersebut juga Ka BP4KKP Kab. Konawe bekerja sama dengan dinas pertanian Kab. Konawe Memberikan bantuan berupa sarana produksi (Dolomit, Pupuk dan Benih) untuk hasil demplot padi sawah seluas 1 Ha kepada kelompok tani Nunulai. Analisa, S.PtTHL TBPP Kec. Bondoala