Upsus Padi Dan Jagung Di Kabupaten Lampung Utara Berjalan Dengan Baik
Sejauh ini pelaksanaan UPSUS Padi dan Jagung di Kabupaten Lampung Utara berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Program/Kegiatan yang dibiayai dana APBN maupun APBD. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara hari ini Senin, 30 Maret 2020. Pada MT. 2019/2020 ini keadaan sampai dengan pertengahan Maret 2020 untuk produksi padi di Kabupaten Lampung Utara sudah mencapai produksi sebesar 26.470 Ton GKP dengan luas tanam 23.547 Ha dan Luas panen 6.634 Ha. Untuk jagung dengan produksi sebesar 39.189 Ton Pipil Kering dengan luas tanam seluas 18.084 Ha dan luas panen 7.476 Ha. Produksi padi pada tahun 2019 di Kabupaten Lampung Utara sudah mencapai surplus (203.306 Ton GKP), demikian juga produksi jagung telah mencapai melebihi sasaran (154.189 Ton Pipil Kering). Saat ini dan di musim tanam mendatang padi dan jagung harus terus dikembangkan karena untuk tanam padi pada MT. 2020 ditargetkan seluas 10.866 Ha dan jagung ditargetkan seluas 8.129 Ha. Lebih lanjut dikatakan dukungan Pemerintah dalam hal ini adalah berupa dialokasikannya mesin panen, pasca panen, bibit dan subsidi pupuk serta penyediaan KUR bagi petani. Dalam meningkatkan dan mendukung produksi padi dan jagung di Kabupaten Lampung Utara maka perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi antara Petani, Penyuluh dan Dinas Pertanian. Sementara itu Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara berharap produksi padi melalui padi gogo dapat menjadi alternatif Pemerintah Kabupaten dalam memenuhi kebutuhan beras di Bumi Ragem Tunas Lampung (Ratula). Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara Sofyan mengatakan alternatif tersebut dinilai mampu mendukung memenuhui kebutuhan beras di Kabupaten Lampung Utara. “Memang saat ini produksi beras kita masih tergantung dari padi sawah, kedepan dalam mendukung pemenuhan produksi beras alternatifnya kita optimalkan padi gogo di lahan perladangan, meskipun banyak tantangannnya”, kata Sofyan di sela-sela rapat dengan Plt. Bupati Lampung Utara terkait penanganan wabah Covid-19. Untuk kebutuhan beras Kabupaten Lampung Utara pertahun sebesar 73.810 ton. Saat ini ketersediaan beras tercukupi, apalagi saat ini sedang memasuki panen raya di berbagai Kecamatan di Kabupaten Lampung Utara. Jadi lanjutnya kebutuhan beras diperkirakan cukup termasuk menghadapi bulan puasa ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1441 H yang akan datang. Karena itu upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam mendukung pemenuhan beras dengan alternatif mendorong pengembangan padi gogo di musim rendeng. Memang untuk padi sawah biasa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat umum untuk semua jenis, baik beras premium maupun medium, ujarnya. (Muhammad Ihsan, A. Md Penyuluh Pertanian Penyelia ) Sumber: I Made Wirata, SP. (Kasi Metode dan Informasi Penyuluhan, Disperta LU)