Pelaksanan Urban Farming di Kecamatan Kuta Selatan secara Umum belum menyentuh semua Desa dan Kelurahan. Terutama di kawasan Kelurahan Tanjung Benoa, Kawasan Pariwisata Utama yang dikelilingi Laut terdapat banyak Hotel dan Restoran membuat masyarakat mayoritas memperoleh penghasilan dari Dunia Pariwisata. Pelaksanaan penataan kawasan Hijau masih sepenuhnya adalah merupakan Taman dan peerindangan dari hotel sedangkan penataan Urban Farming yang melibatkan anggota masyrakat belum belum optimal dan terkoordinasi. Permasalahan yang ada untuk pengembangan urban farming yang berkaitan dengan Kesehatan dan penghematan biaya dapur serta manfaat keindahan serta penghijauan lingkungan yang merupakan usaha kelompok yang terkoordinir oleh bidang Pertanian belum ada. Itu Sebabnya dalam acara Musrenbang yang berlangsung di kantor Lurah Tanjung Benoa pada Hari Selasa Tanggal 21 Januari 2020 direncanakan Pelatihan dan Perencanaan Urban Farming di Lingkungan Purwa Santhi, yang tertuang dalam rencana pembangunan Kelurahan Tanjung benoa pada tahun 2021. Direncana dibuat kelompok yang beranggotakan dari Ibu - Ibu anggota PKK yang akan dibantu Tanaman Sayuran yang bermanfaat untuk menunjang kebutuhan dapur. Turut hading dalam Musrenbang ini Ka UPT Pertanian, K Upt Peternakan, Ka BPP Kecamatan Kuta Slatan dan PPL Wilker Kutuh,Benoa dan Tanjung Benoa. I Nengah Sujana, SP (Penyuluh Pertanian Madya)