Usia Sudah 57 Tahun, Madludin Tetap Mengabdi Menjadi Tenaga Harian Lepas.
Madludin, salah satu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) masih bersetatus sebagai Tenaga Harian Lepas, Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) yang bekerja di bawah naungan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, saat ini Beliau bertugas di wilayah kerja Desa Tungel Baru Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Usia Madludin sekarang sudah mencapai 57 tahun, namun dirinya masih tetap mengabdi kepada masyarakat sebagai tenaga Bantu penyuluh pertanian. Semangat dan rasa yang tidak pernah lelah terus dia tunjukan dengan berkarya di tengah-tengah petani. Walaupun usianya sudah lebih setengah abad, namun Madludin tetap bekerja melaksanakan tugas sesuai perintah atasanya dan sesuai tupoksinya sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan. Dengan gaji sebesar 1.200.000 per bulan Peria yang berumur 57 Tahun ini masih bertahan pada propesi yang di gelutinya, demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Hampir setiap hari Penyuluh THL ini harus bepergian ketempat tugas dengan menaiki kendaraan umum, karena jarak tempuh antara domisili dan tempat tugas nya mencapai Puluhan KM, bahkan antara tempat tinggalnya dengan tempat tugas beda Kecamatan Saat di tanyai Selasa (12/12/17) madludin mengaku bahwa dirinya tetap bersemangat untuk bekerja walaupun setatus pekerjaanya Non PNS dan jumlah gaji yang di terima perbulanya hanya pas-pasan saja. Jarak antara tempat tinggal dan tempat tugasnya agak sedikit membuat madludin mengeluh " tempat tugas dan domisili saya terlalu jauh jadi apa bila ada tugas mendadak saya agak sedikit kerepotan" kata Madludin. Untuk mengatur waktu madludin ke lapangan tergantung pada jadwal jasa angkut yang melintas dari Kecamatan Pantan Cuaca ke Rikit Gaib, karena Beliau Tidak bisa mengendarai Sepeda Motor seorang diri. "Saya tidak punya kendaraan peribadi, kereta Dinaspun tidak ada makanya saya tidak bisa mengendarai sepeda motor" kata Madludin Apa bila madludin berdomisili di tempat tugas dan pindah dari kampung halamanya, yang menjadi kendala masalah penghasilanya, dengan gaji 1.200.000 tidak mungkin bisa mencukupi kebutuhan istri dan anaknya. Sehingga Dia harus mencari sampingan dengan cara berkebun setelah pulang bekerja. Peria ini sudah 10 tahun lamanya mengabdi debagai PPL THL-TBPP, harapanya untuk menjadi PNS Seolah-olah sudah kandas, karena terbentur usia, Dia hanya bisa berharap supaya pemerintah bisa memberikan jalan yang terbaik baginya dan bagi rekan sepropesinya. Penulis: Syukri Penyuluh Pertanian Lapangan WKPP Rema Baru Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues