Loading...

VERIFIKASI CALON PENERIMA ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA PROPINSI LAMPUNG TAHUN 2017 KATEGORI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

VERIFIKASI CALON PENERIMA ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA PROPINSI LAMPUNG TAHUN 2017 KATEGORI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) dilaksanakan sejak tahun 2011. Sebelumnya pemberian penghargaan dilakukanoleh Pemerintah dalam bentuk lomba intensifikasi pertanian sejak tahun 1979. Pemberian penghargaan ini bertujuan memberikan apresiasi dan motivasi kelompok tani nelayan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian , pendapatan petani dan nelayan dalam berusahatani tanaman pangan, peternakan, perikanan dan perkebunan.Berbagai inovasi dan kreasi masyarakat yang berhasil dalam penyelenggaraan ketahanan pangan perlu mendapat perhatian Pemerintah. Oleh karena itu kepada masyarakat perorangan, kelompok masyarakat, pelaku usaha pangan, aparatur pemerintah, dan pejabat pemerintah yang telah memberikan upaya dan menghasilkan prestasi karya yang luar biasadalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan diberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) oleh Presiden selaku ketua Dewan Ketahanan Pangan (DKP). Penyelenggaraan pemberianpenghargaan APN dilakukan oleh DKP. Kementerian / Lembaga anggota DKP akan melakukan pengawalan kepada DKP Propinsi dalam proses penjaringan, pengusulan seleksi, dan penetapan calon penerima penghargaan dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten / kota, propinsi hingga tingkat Pusat.Pada hari Jum'at tanggal 15 September 2017, pukul 09.00 WIB Kelompok Wanita Tani Dahlia yang berlokasi di Dusun Priangan Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan kedatangan tim Verifikasi Calon Penerima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) tahun 2017 dari Dinas Badan Ketahanan Pangan Propinsi Lampung yang diketuai oleh Ibu Ir. Ida Rachmawati, M.Si dan Ibu Ir. Endang Purwaningsih sebagai pendamping dari Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan pemberian penghargaan APN adalah menumbuhkan dan mendorong semangat, kreativitas serta partisipasi masyarakat terutama Kelompok Wanita Tani Dahlia untuk mengambil peran yang lebih besar dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan; dan memberikan motivasi kepada aparatur pemerintah untuk memacu daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan di daerah.Pada acara itu dihadiri oleh Ka. UPT Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jati Agung, Bapak Robinsis, SP, Kepala Desa Karang Anyar Bapak Sumanto, Babinsa Desa Karang Anyar Bapak Ponidi, beberapa orang Penyuluh Pertanian Kecamatan Jati Agung, aparat Dusun dan seluruh anggota KWT Dahlia.Kelompok Wanita Tani Dahlia dibentuk pada tanggal 8 Januari 2012 bertempat di Dusun Priangan Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan dengan beranggotakan 25 orang diketuai oleh ibu Tuti Herlina Handayani dengan tujuan meningkatkan perekonomian melalui pemanfaatan pekarangan, mencerdaskan kehidupan anggota, dan sebagai usaha rumahan dengan kegiatan keterampilan yang dilakukan oleh anggota KWT dari bahan daur ulang untuk pembuatan tas, tepung singkong, kue kering, keripik, jamu. Dengan berjalannya waktu KWT Dahlia juga sangat peduli dengan perkembangan motorik anak-anak usia dini,yaitu PAUD dengan mengadakan kegiatan setiap hari Jum'at pagi pengenalan bermacam-macam tanaman sayuran dan cara pembibitan tanaman di lokasi kebun bibit KWT, dengan kegiatan ini semua wali murid sangat antusias dan anak-anakpun gembira.Dalam kegiatan pertanaman anggota KWT Dahlia selalu mengalami kendala di saat musim kemarau, sebab mereka tidak mempunyai sarana sumur bor sebagai sumber pengairan mereka, sering kali tanaman menjadi rusak, dan membuat anggota tidak semangat, semoga KWT Dahlia kedepannya mendapat program / bantuan sumur bor untuk kelangsungan kegiatan pertanaman di pekarangan mereka. Untuk kegiatan pertanaman anggota KWT berupaya menanam tanaman sayuran yang sehat, yaitu hanya menggunakan pupuk kandang dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) sebagai pupuk cairnya.Berbagai ivent seperti pameran KWT Dahlia pun tidak ketinggalan memperkenalkan produk olahan pangan lokalnya seperti beras oyek, tepung singkong, kue kering, dan hasil kerajinan dari limbah rumah tangga seperti tas, namun demikian kelompok wanita tani ini belum merasa puas dengan hasil kegiatan mereka selama ini, dengan adanya kegiatan verifikasi ini semoga menambah semangat dan anggota KWT Dahlia lebih berinovasi lagi. Penulis : EVI NOVIYANTI, SP THL-TBPP BPP Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.