WALANG SANGIT( Leptocoriza acuta Thumb ) Sumber Gambar : Lahan Milik P. Surono Oleh :JUNI SUCAHYONO BALAI PENYULUHAN PERTANIAN ( BPP )KECAMATAN KEDUNGJAJANG WALANG SANGIT( LEPTOCORIZA ACUTA THUMB ) Walang sangit bertubuh ramping berwarna coklat dengan tungkai dan antena memanjang. Bila merasa terganggu akan mengeluarkan bau menyengat. Serangga betina mampu bertelur 200-300 butir. Telur tersebut diletakkan berkelompok di permukaan atas daun dekat tulang utama saat tanaman mulai berbunga.Bagian tanaman yang diserang adalah buah padi yang masih dalam keadaan masak susu dan juga daun padi. Walang sangit menyerang tanaman padi dengan cara menghisap cairan pada bulir-bulir padi yang baru terisi (masak susu) sehingga bulir menjadi berwarna coklat dan isinya hampa (kosong). CARA MERUSAK Baik serangga muda maupun dewasa, keduanya menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan buah padi yang masih dalam keadaan masak susu. Serangan hama terhadap padi yang sudah masak susu ini biasanya dapat menyebabkan buah menjadi hampa. Walaupun kadang-kadang buah padi yang terkena serangan tadi masih dapat berkembang, namun kualitas hasilnya rendah: berkerut, warna menjadi coklat dan rasanya pun menjadi tidak enak GEJALANYAPada daun terdapat bercak-bercak bekas isapan oleh nimfa walang sangit. Pada buah padi terdapat bintik-bintik hitam bekas tusukan hama, dan buah biasanya hampa. PENGELOLAAN Bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain melalui cara bercocok tanam , sanitasi, secara fisis dan mekanis, musuh alami, kimiawi.a. Cara Bercocok TanamBertanam padi secara serempa guna mengatasi kesempatan perkembangbiakan serangga.b. SanitasiTempat-tempat diantara dan disekitar tanaman padi harus bersih dari tumbuhan liar yang dapat menjadi inang (host plant).c. Secara Fisis dan Mekanis.Mengumpulkan telur-telur yang berada dipermukaan daun padi, kemudian memusnahkannya. Menggunakan lampu perangkap atau umpan yang digantungkan di tepi sawah.d. Musuh AlamiTabuhan hitam adalah parasit telur walang sangit, laba-laba memangsa nimfa dan walang sangit dewasa, jengkerik, belalang buas. Jadi musuh alami hendaknya dijaga kelestariannya, sebab mudah terbunuh oleh insektisidae. Cara KimiawiMelakukan penyemprotan dengan insektisida hanya diperkenankan / dianjurkan bilamana populasi walang sangit sudah melewati ambang batas pengendalian yaitu lebih dari 10 ekor per 20 rumpun padi.Sedangkan insektisida yang dipergunakan antara lain: Dharmafur, Dharmabas, Winder 25 WP konsentrasi 0,125 � 0,5 g/l, Winder 100 EC konsentrasi 0,5 - 1 cc/l, WiGran 0,5 dan lain sebagainya. Sumber :Pengendalian Hama Terpadu Wereng Coklat pada Tanaman Padi, 1990, Departemen Pertanian, Jakarta. Hama Dan Penyakit Tanaman Padi, 1995, Departemen Pertanian, Jakarta �