Loading...

Waspada Covid-19, Penyuluh BPP Muara Uya Tetap Dampingi Petani

Waspada Covid-19, Penyuluh BPP Muara Uya Tetap Dampingi Petani
Penulis : Kaspul Anwar PPL WKPP Kupang Nunding Muara Uya – Seluruh masyarakat di belahan dunia manapun, saat ini begitu terpaku dan was was dengan adanya pandemi Corona Virus Disease (Covid 19). Sejatinya yang harus dilakukan oleh masyarakat saat ini adalah selalu waspada, tidak panik dan melakukan semua protokol kewaspadaan. Mengingat pentingnya kewaspadaan, penyuluh-penyuluh yang melakukan pendampingan ke petani juga melakukan hal-hal yang disampaikan oleh pemerintah. Karena sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi pertanian. Seperti himbauan dari menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo, agar SDM pertanian tetap bekerja di lahan pertanian dengan penuh semangat. Juga melaksanakan seruan pemerintah dengan jaga jarak (social/physical distancing), menghindari kerumunan banyak orang, serta sering mencuci tangan pakai sabun setiap selesai melakukan aktivitas. Seperti halnya geliat Penyuluh Pertanian di BPP Muara Uya yaitu bapak Unang Setiawan dan Kaspul Anwar yang telah melakukan pendampingan kepada para petani di Desa Palapi Kecamatan Muara Uya tepatnya di Poktan Setyo Utomo yang diketuai oleh bapak Rasminto. Pendampingan padi gogo yang dimulai dari transfer teknologi budidaya padi gogo sejak persiapan lahan, penanaman, pemupukan, pengendalian OPT, panen serta penggunaan alsintan pada saat panen dan pasca panen. Padi gogo varietas Sabuyung merupakaan salah satu varietas unggul lokal yang sangat diminati para petani di Kecamatan Muara Uya Khususnya di Poktan setyo Utomo Desa Palapi ungkap Rasminto selaku ketua poktan. Pada hari Minggu, Tanggal 05 April 2020 telah dilakukan pengubinan padi gogo bersama Mantis, Mantri Tani dan PPL Setempat. Hasil pengubinan padi gogo varietas Sabuyung di Poktan Setyo Utomo Desa Palapi yaitu 3,2 ton/ha. Hal ini cukup memberikan hasil yang lumayan bagus pada jenis padi gogo. Luas tanam padi gogo di poktan Setyo Utomo yaitu 20 Ha. Saat ini sudah dipanen seluas 5 ha, hingga akhir April akan habis dipanen ungkap Kaspul Anwar (selaku PPL setempat). Luas tanam padi gogo di Kecamatan Muara Uya yaitu 915 ha, hal ini cukup melimpah cadangan pangan di Kecamatan Muara Uya pada tahun 2020, sehingga kebutuhan akan pangan tetap terjaga ditengah wabah virus corona. Panen dilakukan dengan cara bergotong royong hingga dilakukan perontokan padi pada hari itu pula sehingga kualitas gabah tetap terjaga sesuai anjuran dalam teknologi budidaya tanaman padi. BPP Muara Uya Distan Kab. Tabalong