WIWIT DAN UBINAN PADI DI BULAK NGAGLIK, SINDUADI MLATI"
Tradisi wiwit sebagai salah satu kekayaan budaya, patut dipertahankan agar tradisi dan akar budaya tradisional masyarakat dapat dinikmati anak cucu. Upacara wiwit sebagai salah satu ritual awal memanen padi juga merupakansatu upaya menjujung kearifan lokal.Upacara tradisi wiwit telah dilaksanakan di bulak Ngaglik, Sinduadi Mlati pada tanggal 25 Agustus 2016 dihadiri oleh wakil bupati ibu dra. Sri Muslimatun, Mkes. Upacara wiwit tersebut juga diramaikan tarian dari anak-anak dan barisan bergada dari dusun Ngaglik.Dalam sambutannya wakil bupati menyampaikan bahwa Sleman merupakan lumbung pangan DI Yogyakarta memiliki tantangan yang sangat berat, dengan adanya alih fungsi lahan pertanian yang dari tahun ke tahun semakin banyak, sehingga diperlukan teknologi untuk peningkatan produksi. Salah satu teknologi yang dapat meningkatkan produksi adalah sistim tanam jajar legowo.Dibanding tahun sebelumnya tahun 2015 produksi padi di Sleman mengalami peningkatan sebesar 4,54 % yaitu dari 314.402 ton menjadi 328.683 ton. Hingga bulan Mei 2016 produksi padi mengalami surplus sebesar 201.491 ton. Meskipun demikian perlu waspada dengan adanya pergeseran dan perubahan musim dan cuaca, sehingga mengganggu produktivitas lahan, yang dikawatirkan menyebabkan terjadinya paceklik.Untuk mencegah dan mengatasi adanya paceklik wakil bupati mengharapkan agar masyarakat mengatifkan dan mengoptimalkan lumbung pangan di desa-desa. Lumbung pangan menurut wakil bupati tidak hanya sekedar tempat menyimpan pangan namun juga merukan wujud kegotongroyongan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Lumbung pangan merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan karena didalamnya terdapat sistim yang mengatur penyimpanan, distribusi pangan dan sebagainya sambung beliau. Sambutan oleh wakil bupati ditutup dengan ajakan kerjasama antara pemerintah, perguruan tinggi dan swasta untuk saling dan terus bersinergi sehingga petani dapat didorong lebih maju dan menjadi sejahtera.Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Ir. Sri Purwani, MMA kasie Produksi di bidang TPH Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, menyampaikan bahwa diharapkan para petani untuk terus selalu meningkatkan kemampuan dan inovasi-inovasi sehingga produktivitas optimal dapat dicapai. Menurut kasie produksi untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan pemerintah memberikan fasilitas-fasilitas alat dan mesin diantaranya berupa traktor, transplenter dan combine havister. Pihak swasta yang membantu terlaksananya demplot padi hibrida di bulak Ngaglik, Sinduadi Mlati ini adalah PT Duppon, PT Pupuk Sriwijaya dan CV Arka Adhi Kana. Pihak swasta tersebut sangat berharap agar kerjasama ini dapat dilakukan di tempat lainnya di Sleman.Acara wiwit ini juga dihadiri oleh turis manca negara, mereka nampak menikmati dan gembira bisa ikut acara wiwit di Ngaglik. Upacara wiwit ditutup dengan pemotongan dan penyerahan tumpeng sego wiwit oleh wakil bupati dan diakhiri dengan panen padi. Penulis : Yuni Mundiari 9Penyuluh Sleman)