Workshop e-Proposal Tahun 2017 Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi
Pertemuan ini merupakan upaya untuk mempersiapkan perencanaan Ketahanan Pangan yang berbasis eProposal dalam mendukung reformasi birokrasi, peningkatan efektivitas, efisiensi, dan transparansi program/kegiatan dan anggaran tahun 2017 serta untuk menjelaskan petunjuk eProposal lingkup BKP tahun 2017 dalam rangka melaksanakan perencanaan ketahanan pangan tahun 2017. Pertemuan ini dibuka oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan yang diwakili oleh Kepala Bagian Perencanaan BKP. Dalam arahannya disampaikan bahwa Tahun 2017 merupakan tahun yang penting bagi kita semua karena merupakan langkah awal dalam pelaksanaan Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk tahun 2017-2021. Oleh karena itu, perencanaan tahun 2017 harus dilaksanakan secara baik dengan tetap berlandaskan pada Good Governance. Untuk mewujudkan hal tersebut, perencanaan tahun 2017 disusun dengan menerapkan eProposal sebagai salah satu syarat pengusulan kegiatan kepada Kementerian Pertanian khususnya untuk kegiatan Ketahanan Pangan. Hal ini dirasa penting, mengingat pengiriman proposal secara manual memiliki banyak kelemahan. Di antaranya : (1) Proposal dari daerah dalam bentuk hardcopy, format dan isi beragam; (2) Proposal selama ini dikirim dari daerah dalam waktu tidak terjadwal/ tidak teratur; (3) Proposal menumpuk di pusat, isi proposal tidak menjamin kebutuhan, partial, tidak mencerminkan keterpaduan kawasan dan sulit dianalisis; (4) Belum ada standarisasi evaluasi proposal; (5) Persepsi daerah bahwa dengan mengirim/mengantar proposal nanti pasti mendapat anggaran dan (6) banyak proposal "titipan". Sejalan dengan RPJMN 2017-2021, Kementerian Pertanian sedang menyusun Rencana Strategis (Renstra) 2017-2021. Dalam Renstra tersebut, Kementerian Pertanian mengusulkan empat program , yaitu : (1) Program Peningkatan Ketahanan Pangan; (2) Program Pengembangan Komoditas Ekspor (dan Substitusi Impor); (3) Program Pengembangan (Bioindustri dan) Bioenergi; dan (4) Program Pengembangan Infrastruktur Pertanian. Begitu pula dengan Badan Ketahanan Pangan yang pada saat ini masih dalam proses penyusunan Renstra 2017-2021. Namun demikian, dalam masa peralihan ini BKP masih akan melaksanakan program dan kegiatan dengan pola program yaitu Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat. Indikator Kinerja Utama program tersebut adalah : (1) skor Pola Pangan Harapan; (2) konsumsienergi; (3) konsumsi protein; (4) Stabilnya harga gabah di tingkat produsen; dan (5) Stabilnya harga beras di tingkat konsumen. "Sasaran tersebut akan dapat dicapai dengan bantuan dan kerja sama Bapak Ibu sekalian di daerah. Masukan – masukan untuk penyempurnaan program dan kegiatan ketahanan pangan ke depan sangat kami harapkan."Hadir dalam pertemuan ini Pejabat/staf Badan Ketahanan Pangan (BKP) bagian perencanaan se-Provinsi Jambi. Penulis : Andi Candra. P, SP Editing : Robby Asti Pratama, SP (Admin Kota Sungai Penuh)