Workshop Pengolahan Data Luas Tambah Tanam Cabai dan Bawang Merah
Workshop luas tambah tanam cabai dan bawang merah bertujuan untuk mensinkronkan data rencana sasaran tanam di kementan dengan data di kecamatan dan kabupaten se Sumbar. Acara workshop dibuka oleh kadis tanaman pangan horticultura dan perkebunan propinsi Sumbar bpk Ir. Candra, M.si. Beliau menghimbau kita semua petugas bersama petani mengupayakan tanam merata setiap bulan sepanjang tahun, sehingga diharapkan dapat mengurangi angka inflasi akibat mahalnya harga cabai. Upaya pengendalian harga cabai agar tidak terlalu tinggi / rendah dengan memanfaatkan TTI, Gapoktan, BUMNAG dan pengolahan hasil pertanian (off farm). Selain itu, kepada petugas pelaporan ltt perlu konsistensi dengan data yang dilaporkan dengan data SP (BPS). Materi workshop disampaikan oleh direktur pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura bpk Aminuddin Aziz, beliau mengapresiasi pencapaian target ltt babe Sumbar tertinggi dibanding lima propinsi lainnya di Sumatera (Aceh, Sumut, Riau, Kepri dan Sumsel). Dalam materi juga disampaikan strategi supply dan demand agar harga tetap terjaga secara wajar, diantaranya mengatur pola tanam, produksi, produktivitas, alur distribusi dan kebijakan impor bila diperlukan. Workshop berlangsung selama dua hari mulai tanggal 28 pebruari sampai 1 maret 2017 bertempat di Axana Padang. Peserta workshop adalah petugas upsus kecamatan dan kabupaten se Sumbar. Setelah mengikuti workshop diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan memotivasi semangat petugas dan petani agar mau meningkatkan luas tambah tanam cabai dan bawang merah sehingga target yang ditetapkan dapat tercapai (Zuhelmi, penyuluh SRP)