World Rabies Day (28 September 2020), Hari Rabies Se-Dunia
Beberapa hari lagi, dunia termasuk negara kita akan memperingati hari rabies se-dunia. Rabies atau sering disebut penyakit anjing gila adalah penyakit yang bersumber pada hewan yang dapat menular dari hewan (terutama anjing) ke manusia, sehingga disebut penyakit zoonotik. Rabies disebabkan oleh virus rabies. Rabies sangat mematikan. Umumnya manusia tertular rabies akibat gigitan hewan (anjing) yang terinfeksi rabies. Virus terdapat dalam air liur anjing terinfeksi rabies. Saat anjing menggigit manusia, air liur yang mengandung virus masuk ke dalam luka gigitan anjing. Fakta tentang rabies: 1) Anjing merupakan sumber utama penyebab rabies pada manusia, 99% kasus rabies pada manusia akibat gigitan anjing; 2) Di dunia setiap 15 menit ada 1 orang meninggal akibat rabies; dan 3) 4 dari 10 orang yang mati akibat rabies adalah anak-anak (di bawah umur 15 tahun). Sekalipun RABIES merupakan penyakit yang MEMATIKAN, tetapi rabies DAPAT DICEGAH. Tindakan pencegahan ini sangat memerlukan partisipasi masyarakat. Pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan, pengendalian, praktik pertolongan pertama pada kasus gigitan, dan penanganan anjing sangat nyata (penting, kritis) mendukung keberhasilan pemberantasan rabies, terutama menurunkan kasus kematian akibat rabies. Dunia mencanangkan pada tahun 2030 bebas rabies Setiap tanggal 28 September dunia merayakan World Rabies Day (WRD) atau Hari Rabies Sedunia yang merupakan hari untuk tindakan aksi dan peduli terhadap pencegahan Rabies. Tahun ini merupakan perayaan yang ke-14. Tema World Rabies Day tahun 2020 adalah “Collaborate and Vaccinate”. Vaksinasi merupakan tindakan dasar dalam usaha pengendalian Rabies. Kolaborasi semua pihak sangat esensial untuk memberantas rabies. Mari kita bersama terus menerus memberitahu, mengingatkan, dan menyebarluaskan kewaspadaan terhadap rabies dan penyakit zoonotik lainnya. Yusran A. Yahya NS (Penyuluh Pertanian Disnak Bone-Sulsel)