Tanah yang sudah diolah dan diberi bahan organik (pupuk hijau, pupuk kandang, kompos) sebanyak 20 - 30 t/ha, sudah berubah menjadi gembur tanpa ada tanaman satupun siap untuk tanam bunga mawar. kemudian buat bedengan dengan lebar 100 -120 cm lebar 100 cm, tinggi 20 - 30 cm (panjang tergantung kondisi lahan). Diantara bedengan pertanaman dibuat saluran air (canal) dengan lebar 30-40 cm dan kedalaman 40 cm. Apabila pH tanah kurang dari 5 - 7 perlu diberi Dolomit/kaptan dengan dosis + 1,5 ton/ha disebarkan di atas bedengan dan diaduk rata dengan tanah lalu biarkan 1 minggu. Pembuatan lubang tanam agar kelihatan rapi dan serasi sejuk dilihatnya mudah perawatannya maka perlu dilkukan pengaturan jarak tanam. Adapun cara mengatur jarak tanam adalah sebagai berikut: a) Tentukan titik-titk lubang tanam yang akan digali menggunakan tali, ajir, meteran dan bilah bambu yang sudah ditandahi dengan ukuran yang telah ditentukan sesuai dengan jarak tanam yaitu 60 cm x 60 cm atau 70 cm x 70 cm. b) Tancapkan ajir bambu ikatkan tali yang sudah ditandai dengan ukuran jarak tanam lalu tarik hingga panjang bedengan. c) Tancapkan ajir bambu pada setiap titik ikatan tali/coakan bilah bambu sesuai dengan tanda ukuran yang telah ditetapkan hingga kelitanan rapi pada setiap titk tanaman. d) Buat lubang tanam pada setiap titk yang ditandai dengan ajir bambu dengan ukuran panjang 45 cm, lebar 45 cm, dalam 45 cm menggunakan skop/cangkul. Pada saat membuat lubang, tanah di permukaan top soil sedalam 30 cm dikumpulkan terpisah yang nantinya akan digunakan untuk menutup lubang kembali. Penyiapan benih : Benih yang sudah siap untuk dipindahkan ke lahan sebaiknya dipilih sesui dengan ukuran yang telah ditentukan yang nantinya diharapkan tanaman dapat tumbuh dengan serempak dan bebas dari hama dan penyakit. Benih disiapkan menggukan nampan/box plastik yang bertujuan agar dalam pengankutan tidak merusak benih. Benih disebar ke keseluruh titik-titik lubang tanam hingga rata yang bertujuan untuk mengantisipasi kekurangan atau kelebihan benih. Cara tanam : Sebelum dilakukan penanaman terlebih dahulu lubang tanam disiram hingga kapasitas lapang. Benih dalam polybag yang siap ditanam terlebih dahulu disiram air, selanjutnya bibit akan ditanam dikepal menggunakan kedua belah tangan agar media tanah pada bibit benih mawar tidak pecah lalu dibalikkan hingga tanaman terlepas dari polybag atau polybag disobek menggunakan gunting/pisau dengan hati-hati agar tanah tidak pecak dan akarnya tidak rusah, kemudian bibit dimasukkan dalam lubang tanam. Pegang benih mawar dengan salah satu tangan kiri agar terjaga ketegakkannya lalu timbun menggunakan tangan kanan dengan tanah yang sudah disiapkan disekeliling lubang tanam hingga merata. Tekan menggunakan kedua tangan hingga kelihatan tegak pada tanamannya seperti terlihat pada gambar. Setelah selesai menanam lakukan penyiram pada lubang tanam/bedengan untuk menjaga kelembaban tanah. ditulis oleh Dalmadi sumber : Ditjen Horti, rawabelong.com ; komunitas bunga, tanaman hias dan ikan hias rawabelong, http://rawabelong.com