Demfarm Bakorluh Provinsi Sulawesi Utara , Petani Esandom Tanam Inpari 9
Demfarm Bakorluh Provinsi Sulawesi Utara, Petani Esandom Tanam Inpari 9 Merubah prilaku petani memang sulit tapi dengan melihat keberhasilan petani padi sawah di Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara mulai melirik varietas Inpari 9 pada saat penanaman perdana Demfarm yang dikelolah oleh Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (Bakorluh) Provinsi Sulawesi Utara yang dilakukan pada saat Hari Ulang Tahun Desa ke-27 Selasa (17/4). Turut menghadiri penanaman perdana padi sawah ini Kepala Bakorluh Prov Sulut Ir. Frits L. Kaunang mewakili Gubernur Provinsi Sulut, Bupati Minahasa Tenggara Telly Tjangkulung, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Minahasa Tenggara Kepala SKPD Kabupaten Minahasa Tenggara, Para Camat, Para Kepala Desa dan seluruh masyarakat Desa Esandom. Penanaman Padi Inpari 9 ini diprakasai oleh aparat desa Esandom mulai dari Hukum Tua sampai, Kepala-Kepala Jaga dan Meweteng yang akan melakukan sendiri usaha tani padi sesuai dengan rekomendasi teknologi yang dianjurkan oleh Penyuluh Pertanian Pendamping. Hal ini didukung karena mayoritas penduduk bermata pencaharaian sebagai petani. "Kami harap dengan melakukan penanaman padi ini bisa menjadi percontohan yang baik dan masyarakat bisa mengikutinya sehingga bisa berdampak pada usahatani dan perekonomian mereka meningkat," aku Kepala Desa Esandom Rommy Rombay. Diakui juga oleh Koordinator Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kecamatan Tombatu Timur Leonardi Ratela SP lokasi penanaman Demfarm ada 3 yakni Desa Esandom sendiri, Desa Molompar 1 dan Desa Molompar Selatan. "Semuanya sudah mendapatkan bantuan Saprodi dari dana Dekonsentrasi yang disalurkan oleh Bakorluh dan semuanya sedang dipersiapkan untuk penanaman dengan Inpari 9 yang adalah salah satu varietas yang dipilih karena bisa tahan terhadap genangan air dan wereng," tutur Ratela. Sementara itu Kepala Bakorluh mengingatkan seluruh masyarakat Esandom untuk punya kemampuan memberdayakan potensi sumber daya alam, dan sumber daya manusia untuk menghasilkan perubahan menjadi masyarakat yang mandiri dan punya kemauan. "Marilah menjadi pelaku utama pembangunan terlebih dalam menyiapkan pangan lokal yang ada dengan mulai giat menanam berbagai tanaman pangan dalam rangka menopang ketersediaan pangan dan swasembada beras didaerah kita," ungkap Kaunang. Imbaunya dengan Demfarm ini bisa meningkatkan tingkat produksi padi dan pendapatan petani. Sumber: Olviani Simbar. (SL)