200 Mahasiswa UMM lakukan Study Excursie ke BPPSDMP
Generasi muda merupakan tiang kokoh berdirinya sebuah negara. Faktor yang menentukan maju tidaknya sebuah negara salah satunya adalah ikut andilnya para generasi muda dalam pembangunan yang akan membawa negara menjadi lebih baik.Tidak bisa dipungkiri bahwa jiwa muda adalah jiwa yang penuh semangat, jiwa yang memiliki amunisi moodboster, jiwa yang penuh dengan ambisi kuat untuk maju. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai lembaga akademi yang mencetak sumber daya manusia berkarakter, inovatif, dan profesional merasa perlu untuk melakukan Studi ekskursi atau Study Excursie (SE). SE merupakan kegiatan yang dilakukan agar mahasiswa dapat meningkatkan pola pikir, kreatifitas, wawasan serta pengalaman siswa dalam menyongsong masa yang akan datang.200 mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM melaksanakan SE ke Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan). Selain 200 mahasiswa UMM hadir pula 4 orang mahasiswa pertukaran pelajar dari Thailand. Pemilihan BPPSDMP Kementan sebagai salah satu tujuan untuk kegiatan SE tentunya memiliki alasan yang sangat mendasar yakni BPPSDMP merupakan unit kerja di Kementan yang memiliki fungsi untuk mewujudkan SDM Pertanian yang kreatif, inovatid dan berwawasan global. Salah satu rangkaian acara kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa, 15 Januari 2019 adalah dialog bersama dengan tema Strategi Badan Penyuluhan dan Perkembangan Sumber Daya Manusia Pertanian dalam mMeningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia sebagai Aktor Ekonomi Kreatif di Era Revolusi Industri 4.0”. Dialog yang di pandu oleh Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Publik, Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Drh. Moch. Arief Cahyono, MSi ini mengangkat beberapa keberhasilan Kementerian Pertanian khususnya Transformasi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Polbangtan yang telah berhasil meningkatkan minat generasi muda untuk mau belajar lebih tentang dunia pertanian. Tujuan diadakannya kegiatan SE ini adalah untuk menjalin hubungan kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang. Hal ini disampaikan oleh Listiana, dosen yang mendampingi 200 mahasiswa UMM. Selain itu Listiana menyampaikan mahasiswa perlu mengetahui bagaimana strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian sebagai aktor ekonomi kreatif di era revolusi industri 4,0 untuk menunjang persaingan industri. Seluruh mahasiswa antusias mengikuti rangkaian acara SE, hal ini terbukti dengan banyaknya mahasiswa yang aktif bertanya dan menyampaikan keinginannya untuk lebih dalam menggeluti dunia pertanian. (NL).