Loading...

4 Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Ternak Kambing

4 Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Ternak Kambing
Kondisi cuaca yang silih berganti, musim hujan dan musim kemarau, sering mengakibatkan munculnya Penyakit pada kambing. Berikut adalah 4 jenis penyakit yang sering ditemui dalam pemelihara kambing. Penyakit Mulut dan Kuku / ORF (ECTHYMA CONTAGIOSA) Penyebab Orf disebabkan virus cacar pada ungulata berkuku genap. Penderita dapat sembuh karena memiliki kekebalan akibat terbentuknya antibodi yang bersifat protektif. Gejala Klinis Adanya bentukan keropeng di kulit sekitar mulut. Lesi kulit bula ditekan terasa sakit, sehingga hewan tidak nafsu makan. Lesi daerah pipi berupa odem dan luka iris. Hewan sembuh dalam 3 minggu dengan hilangnya keropeng di sekitar mulut Pengobatan Mengganti pakan dan dibuat halus Hijauan diberikan yang halus atau muda Salep antiseptika dan antibiotic Isolasi hewan yang sakit Kembung Pada Kambing Penyakit ini dikarenakan dalam perutnya banyak terdapat angin. Biasanya pada kambing terjadi disebabkan adanya pencernaan yang terganggu oleh pakan dalam lambung kambing yang mengalami proses fermentasi yang berlangsung cepat dari biasanya. Penyakit kembung pada kambing awalnya muncul akibat pakan yang memiliki gas, bila makan pada saat tertentu. Contohnya: Kambing makan sumber pakan yang masih banyak memiliki kandungan air. Kambing makan rumput, tanaman, pohon yan masih muda. Kambing makan pakan hijauan yang berasal dari kacang-kacangan, bijian-bijian yang digiling halus dalam bentuk tepung, Tanaman, atau tumbuhan yang ditaman kemudian diberi pupuk urea. Jika kambing yang mengalami kembung, dan mengeluarkan buih, biasanaya pakan yang dimakan adalah banyak memiliki kandungan saponin, semacam zat yang berbuih, seperti yang terdapat pada sabun. Bisa juga disebabkan oleh kambing dalam keadaan bunting, kekurangan darah, lagi sakit, badan lemas, ataupun kambing sedang dalam proses penyembuhan dari sakit. Gejala Penyakit Kembung Pada Kambing : Kambing sakit, akan merasa sulit untuk bernapas, gelisah, dan kambing banyak diam. Biasanya akan keluar cairan bewarna bening pada hidung kambing. Bagian yang mengalami kembung, bagian kiri, bila diketuk-ketuk dengan jari tangan, seperti bunyi bedug, bola kosong Punggung kambing dalam keadaan memungkuk, nada denyut jantungnya akan semakin lemas. Kambing mengembek atau mengerang dengan suara keras. Kambing akan bernapas dengan mulutnya. Pada saat terlentang atau terbaring, kambing akan menjulurkan lehernya, untuk mengeluarkan angin. Pada tahap kritis, kambing akan terjatuh, dan akan susah untuk kembali bangun, jika hal ini dibiarkan, dan tidak segera diambil tindakan, kambing akan mati. Pengendalian: Kembung yang tidak berat, biasanya akan sembuh tanpa diobati, khususnya jiak ternak daapt beraktivitas (bergerak/jalan-jalan), dan kentut. Penyakit kembung yang parah pada kambing, biasanya karena kambing kurang bergerak. Jangan memberikan pakan hiajaun yang masih muda, banyak memiliki kandungan air karena hujan atau embun pagi. Jadi berikanlah pakan hijauan yang sudah kering. Hindari pemberian pakan yang mengakibatkan proses fermentasi berlangsung cepat. Seperti kol, lobak, dan wortel. Namun jika situasi memaksa, pakan hijauan alangkah baiknya dikasih percikan minyak kelapa. Pengobatan Penyakit Kembung Pada Kambing. Sediakan minyak nabati seperti, minyak kelapa, minyak kedali, atau minyak sawit. Takaran 100-200 ml atau sekitar ½ gelas sampai 1 gelas, carannya dengan mencokoki minyak tersebut kedalam mulut melalui mulut samping. Kambing dicekok 200 cc minuman bersoda seperti coca-cola atau sprite. Balur perut kambing dengan bawah merah yang telah dihaluskan, selanjutnya dicampur dengan minyak angin. Jika angin telah keluar melalui anus, kedua kaki kambing depan diangkat keatas, sambil sisi perut dijepit dengan kaki kita. Kita usahakan kambing selalu dalam keadaan berdiri dan mulutnya dalam keadaan terbuka, bisa ditaruh kayu dengan melintang. Dengan mencokoki minuman 1 sachet/kemasan jamu anti masuk angin untuk manusia, diberikan minuman bersoda, kemudian mengoleskan minyak kayu putih. Ini adalah bagian agak terlau ekstrem, yaitu dengan menusukan anus kambing, dengan tangkai daun papaya yang sudah dioleskan dengan minyak seprti minyak goreng, sehingga kambing tidak akan terluka. Selanjutnya, kedua sisi perut kambing dijepit, jadi gas nya akan keluar melalui tangkai daun papaya. Memberikan obat, semacam antibiotic sepertipanicilin yang kegunaannya untuk mengurangi jumlah bakteri penghasil gas dalam rumen sapi. Seekor kambing bisa diberi 30—50mlTymposol yang telah dicampur dan dilarutkan ke dalam 0,3—0,5 liter air. . SCABIES ( Kurap pada hewan ) Telah banyak referensi yang telah membahas penyakit kudis atau scabies. Beberapa peternak menyebut sebagai penyakit gudig. Penyakit ini disebabkan oleh tungau parasit Sarcoptes scabiei. Jenis tungau ini masuk melalui kedalam jaringan kulit. Tungau ini mengakibatkan pembengkakan dan bintik-bintik yang disebabkan kalenjar rambut yang terhambat. Penyakit ini sering terjadi pada kambing muda, kambing yang sedang bunting dan kambing perah. Gejala Scabies Pada Ternak Hewan terlihat tidak tenang akibat rasa gatal dengan menggaruk atau menggosokkan pada benda keras. Rasa gatal tersebut timbul dari adanya allergen yang merupakan hasil metabolisme Sarcoptes scabiei. Selain itu, adanya aktifitas Sarcoptes scabiei misalnya berpindah tempat, juga dapat menyebabkan gatal. Rambut rontok dan patah-patah akibat sering menggaruk pada bagian yang gatal. Adanya kerusakan kulit dengan tepi yang tidak merata disertai penebalan kulit (keropeng), kulit bersisik dan diikuti terjadinya reruntuhan jaringan kulit. Nafsu makan hewan turun, dan pada akhirnya akan diikuti penurunan berat badan sehingga hewan akan tampak kurus. Pada kasus yang berat dapat mengakibatkan kematian. Pengobatan Secara Medis Pengobatan dapat dilakukan dengan injeksi (suntik) Ivermectin (Ivomec: merk dagang). Dosis yang diberikan umunya 1 ml untuk 20 kg bobot kambing. Pemberian dosis injeksi harus dikonsultasikan dengan dokter hewan. Injeksi diulang 10-14 hari kemudian dari injeksi yang pertama. Masa 10-14 hari adalah waktu yang diperlukan untuk sebuah telur tungau Sarcoptes scabiei yang mungkin masih tersisa untuk menetas. Ivomec umumnya dijual dalam kemasan 50 ml/botol. Ivomec tidak boleh diberikan kambing yang bunting karena dapat menyebabkan keguguran. Selain itu Ivomec baru bisa diberikan pada kambing diatas umur 2 bulan. Pengobatan Secara tradisional Selain pengobatan medis komersial, pengobatan tradisional dapat dilakukan. Beberapa pengobatan tradisional yang pernah kami lakukan Untuk kasus ringan kami menggunakan oli bekas + belerang + minyak kelapa (minyak goreng), dimasak laku didinginkan Untuk kasus yang parah kami menggunakan 2 liter minyak goreng + Decis (obat serangga untuk tanaman / insektisida) 50 ml + oli bekas 50 ml. Pada kasus yang parah dimana kudis sudah menyerang seluruh tubuh kambing, ramuan ini diberikan 2 minggu (14 hari sekali). Dalam satu bulan kambing tersebut sembuh total dari kudisnya. Penyakit Mata Pada kambing ( Pink Eye ) sakit mata kambing atau dalam istilah kesehatan hewan disebut Pink Eye. Pink Eye merupakan suati penyakit yang bersifat meradang pada mata dan menular ke ternak lainnya yang menyerang jenis ternak kambinng, sapi dan juga domba. Pink eye merupakan penyakit yang bersifat epidemik karena biasa terjadi tiap tahun di tempat yang sama. Penyakit pink eye dapat dengan cepat menular pada ternak lain apabila salah satu ternak kita telah terjangkit penyakit ini. Angka kematian diakibatkan oleh pink eye sebenarnya tidak tinggi, tetapi dapat menimbulkan kerugian ekonomi. Ternak kambing yang terserang penyakit pink eye biasanya akan mengalami penurunan berat badan dan juga produksi susu karena kambing tidak nafsu makan dan susah untuk melihat. Penyakit pink eye lebih mudah menyerang kambing muda daripada kambing dewasa. Perubahan cuaca yang ekstrim juga terkadang sering menjadi penyebab terjadinya penyakit mata kambing ini. Penyakit mata pada kambing disebabkan oleh rickettsia colesiota. Faktor lain selain perubahan cuaca ekstrim yang menyebabkan penyakit mata pada kambing adalah infeksi lalat, udara, debu, benda asing hewan pembawa dan trauma serta kekurangan vitamin A. Pengobatan Sakit Mata Kambing Beberapa hal dapat menjadi alternatif pengobatan sakit mata kambing. pemberian antibiotik bagi kambing yang mengalami sakit mata kambing cukup efektif jika memang kondisi sakit mata masih tahap ringan. Akan tetapi, untuk pengobatan sakit mata kambing yang sudah akut akan membutuhkan waktu yang lama. Berikut ini beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan pada kambing yang mengalami sakit mata: Mengobati dengan pemberian salep tetracycline atau salep oritromycin yang diberikan sebanyak 3-4 kali sehari. Pemberian obat secara injeksi yang dapat dilakukan dengan memakai oxytetracycline dengan dosis 10-20 mg per kg berat kambing. Pemberian furazone powder atau LA 200 dengan cara disuntikkan pada kambing atau diteteskan pada mata kambing. menggunakan salep ataupun obat tetes mata merk Erlamycetin dan bisa juga jeruk nipis sebagai obat tradisional. Hindari domba sementara waktu dari terpaan terik sinar matahari dan kandangkan di tempat yang teduh. Oleh: AGUSMANTO, SST ( PPl Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas Propinsi Kalimantan Barat )